16.5 C
Hong Kong
Tuesday, February 18, 2020

Veby, Jurnalis Indonesia Yang Tertembak Peluru Karet Saat Liput Unjuk Rasa di Wan Chai Telah Keluar Dari Rumah Sakit

Veby yang merupakan Jurnalis untuk koran Suara, sebuah media Indonesia yang berbasis di Hong Kong diketahui telah menjadi reporter selama 13 tahun dan dia telah tinggal dan bekerja di Hong Kong selama lebih dari 7 tahun.

Baca juga

Majikannya adalah pasien berusia 67 tahun yang menghadiri makan malam di Star Seafood Restaurant di King's Road di North Point.
Jenazah suami penyanyi Bunga Citra Lestari atau BCL, Ashraf Sinclair, tiba di rumah duka di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan.
Anggota Dewan Distrik, LEE Kwok-kuen mengunjungi fasilitas mereka kemarin dan bertemu dengan para pendiri pabrik tersebut.
kartini lasiyohttp://hariankartini.com
Seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang Hobi makan dan jalan-jalan

Wartawan atau Jurnalis Indonesia yang bekerja untuk koran SUARA di Hong Kong, Veby Mega Indah yang diduga tertembak dengan proyektil karet oleh Polisi anti huru-hara yang mengakibatkan kehilangan penglihatan mata kanannya telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit baru-baru ini.

Veby sangat berterima kasih kepada semua orang yang telah menyatakan keprihatinan tentang kondisinya dan dia kecewa atas banyak kasus cedera yang disebabkan oleh gerakan pro-demokrasi akhir-akhir ini.

Dia mengajukan ke Pengadilan Tinggi di Hong Kong sebelumnya untuk meminta polisi mengungkapkan identitas petugas polisi yang melepaskan tembakan kepadanya, tetapi setelah 6 minggu, kasus ini masih tertunda.

Baca Juga : Liput Aksi Unjuk Rasa di Wan Chai, Reporter Indonesia Tertembak Matanya dan dilarikan ke Rumah Sakit

Veby yang merupakan Jurnalis untuk koran Suara, sebuah media Indonesia yang berbasis di Hong Kong diketahui telah menjadi reporter selama 13 tahun dan dia telah tinggal dan bekerja di Hong Kong selama lebih dari 7 tahun.

Menurut berita setempat, Veby akan terus tinggal di Hong Kong karena ia menganggap Negara itu sebagai rumahnya.

Dia tertembak saat meliput bentrokan antara pengunjuk rasa dengan Polisi di jembatan layang dekat Stasiun MTR Wan Chai pada bulan September lalu.

Baca Juga : Tertembak Peluru Karet Saat Liput Unjuk Rasa di Wan Chai, Jurnalis Indonesia dilaporkan Alami Kebutaan

Dalam wawancaranya dengan media Hong Kong, Cable TV, Veby mencoba menceritakan kembali insiden buruk yang menimpanya. Berdiri di dekat jembatan penyeberangan yang merupakan lokasi di mana ia tergeletak tak berdaya, Veby mengatakan, “saya masih merasa gelisah. Ini membawa lagi ingatan tersebut.

Ia pun menjelaskan, saat kejadian dia sedang melakukan live streaming untuk meliput bentrokan tersebut.
Lalu, Veby mendengar seorang jurnalis di belakangnya berteriak kepada polisi,

tolong, jangan menembak! Kami semua adalah wartawan!

Namun, para polisi tersebut tidak mendengarkan dan justru mulai menembakkan peluru karet ke arahnya dan jurnalis-jurnalis lain.

Hal berikutnya yang saya tahu adalah saya melihat sebuah proyektil mengarah ke mata kanan saya,” tutur Veby.

Ia pun jatuh ke lantai sambil menahan sakit.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
clear sky
16.5 ° C
17.8 °
15 °
36 %
2.1kmh
0 %
Tue
15 °
Wed
19 °
Thu
21 °
Fri
22 °
Sat
22 °
- Advertisement -

Latest News

Ashraf Sinclair, Suami BCL Meninggal Dunia Karena Serangan Jantung

Jenazah suami penyanyi Bunga Citra Lestari atau BCL, Ashraf Sinclair, tiba di rumah duka di kawasan Pejaten Barat, Jakarta Selatan.

Buruh Migran di Hong Kong dikonfirmasi Positif Terjangkit Virus...

Majikannya adalah pasien berusia 67 tahun yang menghadiri makan malam di Star Seafood Restaurant di King's Road di North Point.

Mask factory口罩工廠, Pabrik Masker Baru di Hong Kong Akan...

Anggota Dewan Distrik, LEE Kwok-kuen mengunjungi fasilitas mereka kemarin dan bertemu dengan para pendiri pabrik tersebut.

China Akan Mensterilkan dan Menghancurkan Uang Tunai yang mengandung...

China's central bank telah menerapkan strategi baru untuk mengendalikan virus corona, yaitu dengan melakukan pembersihan mendalam dan penghancuran uang tunai yang berpotensi terinfeksi virus...

Disangka Ketiduran, Seorang Pria ditemukan Meninggal Dunia didalam Bus...

Sekitar pukul 12 siang hari ini, Senin(17 Feb 2020) seorang sopir bus KMB menemukan seorang pria yang mengenakan masker duduk di kursi belakang bus...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -