30.4 C
Hong Kong
Monday, June 1, 2020

Tunjukan Gejala Mirip Covid-19 Setelah Pulang dari Hong Kong dan Sempat Transit di Singapura, Warga Pacitan masuk Pasien DPD

Baca juga

Berbagai sekolah di Hong Kong telah mengeluarkan pernyataan bersama oleh para guru, alumni dan siswa yang menentang diberlakukannya undang-undang keamanan nasional atau national security law di Hong Kong.
Observatory Hong Kong mengeluarkan sinyal peringatan hujan kuning atau Yellow Amber pada pukul 10:25 pagi ini, Sabtu (30 mei 2020), yang mengindikasikan bahwa hujan lebat melebihi 30 mm per jam telah dicatat atau diperkirakan terjadi di wilayah Hong Kong secara merata, dan hujan akan terus berlanjut.
CEO Facebook, Mark Zuckerberg telah meningkatkan kemungkinan platform media sosial dilarang di Hong Kong sehubungan dengan unjuk rasa menentang undang-undang (UU) keamanan nasional baru Beijing untuk Hong Kong SAR.
kartini lasiyohttp://hariankartini.com
Seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang Hobi makan dan jalan-jalan

Seorang warga Pacitan dikabarkan mengidap gejala mirip virus Corona.

Pasien berjenis kelamin perempuan berusia 44 tahun tersebut saat ini berada di Ruang Isolasi RSUD dr Darsono, Pacitan dan tengah menjalani pemeriksaan, seperti dikatakan oleh Kabid RSUD Dr Darsono dr Daru Mustikoaji.

Memang tadi kami kedatangan seorang pasien yang menderita batuk pilek dan panas. Kebetulan ada riwayat pulang dari Hongkong, transit di Singapura,” katanya pada Jumat (13 maret 2020).

Usai masuk rumah sakit, pasien tersebut langsung dirawat di ruang isolasi. Setelah melakukan prosedur tindakan awal, dokter pun berkesimpulan pasien tersebut masuk dalam kriteria Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Dari sebelumnya ODP (orang dengan pengawasan) menjadi PDP,” imbuh dr Royani, Sp. P, spesialis paru di rumah sakit milik pemkab itu saat jumpa pers.

Usai menjalani observasi, pasien berusia 44 tahun itu akan dirujuk ke RSUD dr Iskak Tulungagung.

Sebenarnya, ada beberapa rumah sakit yang ditunjuk pemerintah sebagai rujukan. Hanya saja, pihak RSUD Pacitan memutuskan mengirim pasien bersangkutan RSUD dr Iskak untuk penanganan lanjutan. Hal tersebut, terang dr Netty Nurnaningtyas, Sp. M, spesialis emergency RSUD dr Darsono, didasari beberapa alasan.

Satu di antaranya adalah ketersediaan ruangan perawatan.

Royani berpesan kepada pemerintahan tingkat RT ikut aktif memantau warganya. Terutama jika didapati ada yang baru pulang dari negara yang terpapar virus mematikan tersebt.
Pantauan juga perlu dilakukan terhadap warga yang memilik riwayat kontak dengan orang di daerah terpapar.

Harap segera melaporkan ke RT sehingga kita tindaklanjuti ke dinas kesehatan setempat dan kita awasi dalam 14 hari,” pesan Royani.

Namun jika selama pemantauan didapati gejala mengarah Corona akan segera dirujuk ke RSUD dr Darsono. Adapun gejala tersebut antara lain demam dan batuk-batuk, bahkan sepintas mirip influenza agar mendapatkan pemeriksaan atau bahkan perawatan.

PDP Corona ini merupakan yang pertama di Pacitan. Sebelumnya, pihak RSUD telah menyiapkan sebuah kamar isolasi untuk perawatan pertama pasien Covid-19. Adapun untuk penanganan lebih lanjut, pasien dibawa ke rumah sakit rujukan.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
overcast clouds
30.4 ° C
31.1 °
29.4 °
69 %
5.7kmh
100 %
Mon
30 °
Tue
29 °
Wed
29 °
Thu
30 °
Fri
30 °
- Advertisement -

Kabar Terbaru

Guru, Siswa dan Alumni dari 10 Sekolah di Hong...

Berbagai sekolah di Hong Kong telah mengeluarkan pernyataan bersama oleh para guru, alumni dan siswa yang menentang diberlakukannya undang-undang keamanan nasional atau national security law di Hong Kong.

Prakiraan Cuaca: Hujan Lebat Guyur Hong Kong, Observatory Keluarkan...

Observatory Hong Kong mengeluarkan sinyal peringatan hujan kuning atau Yellow Amber pada pukul 10:25 pagi ini, Sabtu (30 mei 2020), yang mengindikasikan bahwa hujan lebat melebihi 30 mm per jam telah dicatat atau diperkirakan terjadi di wilayah Hong Kong secara merata, dan hujan akan terus berlanjut.

Terkait new national security law, Mark Zuckerberg Khawatir Platform...

CEO Facebook, Mark Zuckerberg telah meningkatkan kemungkinan platform media sosial dilarang di Hong Kong sehubungan dengan unjuk rasa menentang undang-undang (UU) keamanan nasional baru Beijing untuk Hong Kong SAR.

Seorang Wanita Keracunan Setelah Makan Jamur Yang diambilnya Dekat...

Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP) dari Departemen Kesehatan Hong Kong hari ini (29 mei 2020) sedang menyelidiki kasus seorang wanita yang diduga keracunan setelah memakan Jamur liar, dan mendesak masyarakat untuk tidak mengumpulkan dan memakan jamur liar dari taman atau pedesaan.
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -