22.4 C
Hong Kong
Sunday, March 29, 2020

Sadis, Dimintai Uang Rp400 ribu, Ayah Kandung Tega Bunuh Anaknya Yang Masih SMP dan Membuangnya ke gorong-gorong

Rahmat berhasil ditangkap setelah polisi memeriksa 14 saksi yang berasal dari teman korban, guru, hingga rekan kerjanya.

Baca juga

Kepala Sekretaris Administrasi Hong Kong Matthew Cheung mengatakan hari ini, Minggu (29 maret 2020) bahwa polisi telah menangkap lebih dari 70 orang yang dalam masa karantina namun melanggar perintah karantina dengan cara keluar rumah.
Pemerintah Hong Kong mengumumkan kemarin, Sabtu (28 maret 2020) bahwa mulai hari ini, Minggu (29 maret 2020) mengimbau masyarakat...
Panic Buying dimulai setelah ada desas-desus segar bahwa Thailand akan berhenti mengekspor berasnya ke Hong Kong dalam beberapa hari terakhir.

Entah setan apa yang merasuki seorang ayah berinisial Budi Rahmat (45) yang tega mencekik anaknya hingga tewas, lalu membuang jasadnya kegorong-gorong .

Delis Sulistina (13), siswi kelas VII SMPN 6 Tasikmalaya tewas mengenaskan oleh kebiadaban sang ayah kandungnya sendiri dan jasadnya dibuang digorong-gorong depan sekolah.

Kronologi pembunuhan Delis

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto mengungkapkan kasus pembunuhan itu terjadi pada hari Kamis (23 Januari 2020). Sepulang sekolah, Delis bertemu dengan ayah kandungnya untuk minta uang sebesar 400.000 ayah kandungnya karena Delis mengutarakan niatnya pergi study tour ke Bandung, namun akhirnya Delis terlibat cekcok dengan Rahmat.

Tersangka kesal karena dimintai uang Rp 400 ribu oleh korban. Uang itu akan digunakan untuk study tour ke Bandung. Pelaku kesal dan tak bisa memenuhinya,” ujar Anom di Mapolres Tasikmalaya Kota, Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (27 Feb 2020).

Rahmat kemudian membawa Delis ke salah satu rumah kosong yang berada tidak jauh dari lokasi kerjanya. Sesampainya di rumah kosong, pertengkaran kembali terjadi antara Delis dan Rahmat.

Rahmat kalap dan mencekik Delis hingga meninggal di lokasi kejadian. Setelah korban meninggal, pelaku kembali berangkat ke tempat kerjanya dan meninggalkan korban di rumah kosong.

Setelah membunuh anaknya Delis Sulistina (13), Budi Rahmat (45) memasukan mayat korban secara paksa ke gorong-gorong sekolanya sekitar dua meter menggunakan salah satunya.

Delis kemudian dibawa menuju lokasi gorong-gorong pada malam hari saat hujan lebat dan korban dimasukan ke dalam gorong-gorong yang berdiameter hanya 40 centimeter.

Rahmat berhasil ditangkap setelah polisi memeriksa 14 saksi yang berasal dari teman korban, guru, hingga rekan kerjanya.

Akibat perbuatanya, pelaku dijerat pasal 76c Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak di mana ancaman hukumannya yakni 15 tahun.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
scattered clouds
22.4 ° C
25 °
20 °
73 %
9.3kmh
40 %
Sun
22 °
Mon
24 °
Tue
24 °
Wed
25 °
Thu
24 °
- Advertisement -

Latest News

Polisi Tangkap Lebih Dari 70 Orang Yang Melanggar Perintah Karantina di Hong Kong, Semua Akan dituntut

Kepala Sekretaris Administrasi Hong Kong Matthew Cheung mengatakan hari ini, Minggu (29 maret 2020) bahwa polisi telah menangkap lebih dari 70 orang yang dalam masa karantina namun melanggar perintah karantina dengan cara keluar rumah.

Duuuh…Pemerintah Hong Kong Sudah Keluarkan Larangan, Tapi Masih Banyak...

Pemerintah Hong Kong mengumumkan kemarin, Sabtu (28 maret 2020) bahwa mulai hari ini, Minggu (29 maret 2020) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perkumpulan atau...

Panic Buying di Tin Shui Wai dan North Point,...

Panic Buying dimulai setelah ada desas-desus segar bahwa Thailand akan berhenti mengekspor berasnya ke Hong Kong dalam beberapa hari terakhir.

Positif Corona, Kabid Dinas Kesehatan Bogor Meninggal Dunia

Seorang petugas Kepala Bidang (Kabid) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor meninggal dunia akibat virus Corona pada hari Jumat (27 maret ) malam dunia di Ruang Isolasi RSUD Kota Bogor.

Update Corona 28 Maret: 1.155 orang di Indonesia Positif...

Berdasarkan data yang diperlihatkan pemerintah melalui website Covid19.go.id, terlihat bahwa korban meninggal dunia akibat virus corona per hari Sabtu juga bertambah 8,831% menjadi 102 orang.
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -