30.4 C
Hong Kong
Monday, June 1, 2020

Ribuan warga Hong Kong Unjuk Rasa di Sepanjang Hong Kong Island dan Kowloon

Banyak dari mereka menanggapi seruan online untuk menentang undang-undang larangan masker wajah saat melakukan aksi unjuk rasa atau kegiatan public lainnya yang baru diperkenalkan oleh Kepala Eksekutif Hong Kong , Carrie Lam pada hari Jum'at (4 oktober 2019) lalu.

Baca juga

Berbagai sekolah di Hong Kong telah mengeluarkan pernyataan bersama oleh para guru, alumni dan siswa yang menentang diberlakukannya undang-undang keamanan nasional atau national security law di Hong Kong.
Observatory Hong Kong mengeluarkan sinyal peringatan hujan kuning atau Yellow Amber pada pukul 10:25 pagi ini, Sabtu (30 mei 2020), yang mengindikasikan bahwa hujan lebat melebihi 30 mm per jam telah dicatat atau diperkirakan terjadi di wilayah Hong Kong secara merata, dan hujan akan terus berlanjut.
CEO Facebook, Mark Zuckerberg telah meningkatkan kemungkinan platform media sosial dilarang di Hong Kong sehubungan dengan unjuk rasa menentang undang-undang (UU) keamanan nasional baru Beijing untuk Hong Kong SAR.
kartini lasiyohttp://hariankartini.com
Seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang Hobi makan dan jalan-jalan

Ribuan warga Hong Kong turun ke jalan bergabung dalam protes di Hong Kong Island dan Kowloon pada hari Minggu ( 6 oktober 2019 ).

Banyak dari mereka menanggapi seruan online untuk menentang undang-undang larangan masker wajah saat melakukan aksi unjuk rasa atau kegiatan public lainnya yang baru diperkenalkan oleh Kepala Eksekutif Hong Kong , Carrie Lam pada hari Jum’at (4 oktober 2019) lalu.

Baca Juga : Toko-Toko dan Mall Banyak yang TUTUP Terkait Unjuk Rasa Hari ini

Para pengunjuk rasa berjalan dari Causeway Bay menuju Central, sebagian besar mengenakan topeng , masker atau menggunakan barang-barang lain untuk menutupi wajah mereka.

Para pengunjuk rasa menduduki semua jalur Hennessey Road dan Yee Wo Street saat mereka menuju ke Wan Chai di bawah guyuran hujan deras.

Mereka membawa spanduk besar yang bertuliskan “Hong Kong Police attempt to murder“, dan meneriakkan slogan-slogan termasuk “Liberate Hong Kong, revolution of our time” dan “Disband the Hong Kong Police“.

Beberapa orang memberikan topeng kepada para peserta tanpa mereka.

Dilokasi terpisah, ribuan orang berjalan di sepanjang Nathan Road dari Tsim Sha Tsui , Mong Kok ke Kowloon Tong .

Baca Juga : 45 dari 93 Stasiun MTR Kembali di Buka Hari ini, Berikut Daftarnya

Dalam sebuah postingan di media sosial, polisi mengatakan para pengunjuk rasa berpartisipasi dalam majelis ilegal dan mendesak mereka untuk segera menghentikan tindakan mereka.

Polisi juga mengimbau pengendara untuk menghindari mengemudi ke daerah yang terkena dampak oleh Demonstrasi itu.

- Advertisement -
SumberRTHK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
overcast clouds
30.4 ° C
31.1 °
29.4 °
69 %
5.7kmh
100 %
Mon
30 °
Tue
29 °
Wed
29 °
Thu
30 °
Fri
30 °
- Advertisement -

Kabar Terbaru

Guru, Siswa dan Alumni dari 10 Sekolah di Hong...

Berbagai sekolah di Hong Kong telah mengeluarkan pernyataan bersama oleh para guru, alumni dan siswa yang menentang diberlakukannya undang-undang keamanan nasional atau national security law di Hong Kong.

Prakiraan Cuaca: Hujan Lebat Guyur Hong Kong, Observatory Keluarkan...

Observatory Hong Kong mengeluarkan sinyal peringatan hujan kuning atau Yellow Amber pada pukul 10:25 pagi ini, Sabtu (30 mei 2020), yang mengindikasikan bahwa hujan lebat melebihi 30 mm per jam telah dicatat atau diperkirakan terjadi di wilayah Hong Kong secara merata, dan hujan akan terus berlanjut.

Terkait new national security law, Mark Zuckerberg Khawatir Platform...

CEO Facebook, Mark Zuckerberg telah meningkatkan kemungkinan platform media sosial dilarang di Hong Kong sehubungan dengan unjuk rasa menentang undang-undang (UU) keamanan nasional baru Beijing untuk Hong Kong SAR.

Seorang Wanita Keracunan Setelah Makan Jamur Yang diambilnya Dekat...

Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP) dari Departemen Kesehatan Hong Kong hari ini (29 mei 2020) sedang menyelidiki kasus seorang wanita yang diduga keracunan setelah memakan Jamur liar, dan mendesak masyarakat untuk tidak mengumpulkan dan memakan jamur liar dari taman atau pedesaan.
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -