30.4 C
Hong Kong
Monday, June 1, 2020
  • Buruh Migran

Luar Biasa, Perangi Coronavirus, BMI Hong Kong Akan Bagikan Masker Gratis di Causeway Bay

Baca juga

Berbagai sekolah di Hong Kong telah mengeluarkan pernyataan bersama oleh para guru, alumni dan siswa yang menentang diberlakukannya undang-undang keamanan nasional atau national security law di Hong Kong.
Observatory Hong Kong mengeluarkan sinyal peringatan hujan kuning atau Yellow Amber pada pukul 10:25 pagi ini, Sabtu (30 mei 2020), yang mengindikasikan bahwa hujan lebat melebihi 30 mm per jam telah dicatat atau diperkirakan terjadi di wilayah Hong Kong secara merata, dan hujan akan terus berlanjut.
CEO Facebook, Mark Zuckerberg telah meningkatkan kemungkinan platform media sosial dilarang di Hong Kong sehubungan dengan unjuk rasa menentang undang-undang (UU) keamanan nasional baru Beijing untuk Hong Kong SAR.
kartini lasiyohttp://hariankartini.com
Seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang Hobi makan dan jalan-jalan

Semakin meluasnya Virus mematikan Coronavirus dari Wuhan membuat masyarakat di Hong Kong kian dilanda kepanikan.

Virus yang sampai hari Sabtu (8 Februari 2020) ini telah menjangkit kurang lebih 34,609 orang dan menewaskan 723 orang di daratan China.

Terdapat 2 kasus kematian akibat virus Corona diluar China, yaitu 1 orang di Filipina dan 1 orang lagi di Hong Kong. Setidaknya sudah 26 orang yang di tes positif terjangkit virus corona di Hong Kong, 2 diantaranya dalam kondisi kritis dan 1 telah meninggal dunia.

Baca Juga : Virus Corona Renggut 723 Nyawa di China, Lebih dari 34 Ribu Orang Positif Terinfeksi

Masker yang menjadi salah satu kebutuhan untuk menangkal atau melawan penyebaran virus mematikan ini kian sulit didapatkan di Hong Kong, bahkan jika pun ada, harganya menjadi sangat mahal, berkali-kali lipat lebih mahal dari harga normalnya.

Menanggapi hal itu, Buruh Migran Indonesia ( BMI) di Hong Kong tergerak hatinya untuk membantu para majikan dan kerabatnya agar bisa mendapatkan masker. Banyak dari mereka yag meminta tolong keluarga dikampung halaman untuk mencari dan mengirimkan masker ke Hong Kong, ada juga yang berbelanja secara online di Indonesia.

Berbeda dengan mereka yang sudah terbiasa berdagang, kelangkaan masker di Hong Kong tersebut malah dijadikan ladang bisnis bagi sebagian orang. Bukan main-main, tak sedikit dari mereka yang sengaja menaikkan harga masker berkali-kali lipat lebih mahal dari harga biasanya, namun banyak juga yang menjual dengan harga sewajarnya, tidak berbeda jauh dari harga biasanya.

Baca Juga : 26 Orang di Hong Kong Positif Terjangkit Virus mematikan Coronavirus, Termasuk Pria di Sheung Shui dan Fo Tan

Disamping itu, jiwa sosial para BMI tergugah, beberapa dari mereka berinisiatif untuk menyumbangkan masker secara Gratis bagi BMI lain dan juga warga Lansia di Hong Kong.

Salah satunya yang dilakukan oleh pengguna media sosial dengan nama akun ‘ Dewinta Dhe JaWa’, kelangkaan masker ditengah kekhawatiran warga di Hong Kong akan penyebaran Virus corona membuat hatinya tergerak. Dewinta kemudian berinisiatif untuk membagikan masker secara gratis kepada Buruh Migran Indonesia.

Dalam postingannya, Dewinta memperkirakan akan membagikan sebanyak 140 Bungkus masker pada hari Minggu ( 9 Februari 2020) di Causeway Bay.

Yang belum punya masker,minggu saya di cwb ya mbak2.
Free.Depan adidas
Jam. 9:00

CUMA 100 BUNGKUS
10 lembar per bungkus nggeh mbk
Alkhamdullillah ada sahabat yang mau ikut nambahi untuk donasi sebanyak 40 bungkus dari sahabat saya Kerrokerropi Exoi
Dan Alkhamdulillah ada tambahan lagi dari sahabat saya
Ratu LarosGerationz aamiin yaa Allah.

Jadi total 140 bungkus” tulis Dewinta.

Tindakan Dewinta ini sangat perlu di apresiasi.

Jadi, bagi sesiapapun yang ingin menyumbangkan masker kepada BMI atau warga Lokal di Hong Kong, sekiranya untuk menghubungi Dewinta Dhe JaWa atau teman yang lain supaya bisa bekerja sama untuk menyebarkan kebaikan.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
overcast clouds
30.4 ° C
31.1 °
29.4 °
69 %
5.7kmh
100 %
Mon
30 °
Tue
29 °
Wed
29 °
Thu
30 °
Fri
30 °
- Advertisement -

Kabar Terbaru

Guru, Siswa dan Alumni dari 10 Sekolah di Hong...

Berbagai sekolah di Hong Kong telah mengeluarkan pernyataan bersama oleh para guru, alumni dan siswa yang menentang diberlakukannya undang-undang keamanan nasional atau national security law di Hong Kong.

Prakiraan Cuaca: Hujan Lebat Guyur Hong Kong, Observatory Keluarkan...

Observatory Hong Kong mengeluarkan sinyal peringatan hujan kuning atau Yellow Amber pada pukul 10:25 pagi ini, Sabtu (30 mei 2020), yang mengindikasikan bahwa hujan lebat melebihi 30 mm per jam telah dicatat atau diperkirakan terjadi di wilayah Hong Kong secara merata, dan hujan akan terus berlanjut.

Terkait new national security law, Mark Zuckerberg Khawatir Platform...

CEO Facebook, Mark Zuckerberg telah meningkatkan kemungkinan platform media sosial dilarang di Hong Kong sehubungan dengan unjuk rasa menentang undang-undang (UU) keamanan nasional baru Beijing untuk Hong Kong SAR.

Seorang Wanita Keracunan Setelah Makan Jamur Yang diambilnya Dekat...

Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP) dari Departemen Kesehatan Hong Kong hari ini (29 mei 2020) sedang menyelidiki kasus seorang wanita yang diduga keracunan setelah memakan Jamur liar, dan mendesak masyarakat untuk tidak mengumpulkan dan memakan jamur liar dari taman atau pedesaan.
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -