29.1 C
Hong Kong
Friday, August 7, 2020

Lagi, Dua dokter Meninggal Dunia Akibat Virus Corona (COVID-19)

Baca juga

Hong Kong telah secara drastis memperketat aturan jarak sosial atau social distancing untuk menahan gelombang penyebaran infeksi Virus corona baru atau Covid-19 yang meningkat setelah membukukan rekor 41 kasus lokal pada hari Senin (13 juli 2020), hampir setengah dari sumber yang tidak diketahui.
Seperti diunggah oleh salah satu pengguna media sosial yang tinggal di Hong Kong, aplikasi video pendek yang dioperasikan oleh raksasa internet Cina Bytedance saat dibuka akan keluar layar hitam dengan notifikasi atau pesan yang bertuliskan 'Tidak ada koneksi internet. Hubungan ke internet dan coba lagi'.
Juru bicara itu memperingatkan bahwa, sebagaimana diatur dalam pasal 38AA Undang-undang Keimigrasian, imigran ilegal atau orang-orang yang menjadi subjek perintah pemindahan atau perintah deportasi dilarang mengambil pekerjaan apa pun, baik dibayar atau tidak dibayar, atau membangun atau bergabung dalam bisnis apa pun.

Dua tenaga medis kembali gugur saat berjuang menangani pasien virus corona atau Covid-19.
Kabar duka tersebut diunggah lewat akun Twitter resmi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Turut berduka cita yang amat mendalam atas wafatnya, dr Bartholomeus Bayu Satrio Kukuh Wibowo, dan dr Exsenveny Lolapua.,M.KEs,” bunyi ucapan itu sambil menyertakan foto hitam putih dari keduanya.

Dokter Bartholomeus sendiri merupakan dokter yang juga anggota IDI Cabang Jakarta Barat. Sedangkan dr Exsenveny Lolapua, merupakan Pengurus IDI Wilayah Jawa Barat atau IDI Cabang Bandung.

Ketua Umum PB IDI, dr Daeng M.Faqih, membenarkan kabar bahwa keduanya meninggal berkaitan dengan penanganan Covid-19. Meski demikian Daeng tidak merinci secara detail apakah keduanya memiliki penyakit penyerta.

Kabar meninggal keduanya menambah panjang daftar tenaga medis yang gugur saat menangani Covid-19. Sebelumnya, ada lebih dari 6 dokter yang dinyatakan meninggal dunia akibat virus mematikan Coronavirus ( Covid-19 ) ini.

Baca Juga : 6 Dokter Yang Bertugas digaris Depan Meninggal Dunia Akibat Virus Corona

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan duka mendalam atas gugurnya sejumlah dokter hingga tenaga medis yang menangani pasien positif virus corona atau Covid-19. Menurutnya, mereka yang gugur dalam bertugas telah berdedikasi untuk menangani Pandemi virus Corona yang meresahkan dunia ini.

Secara terpisah, IDI atau Ikatan Dokter Indonesia dan sejumlah organisasi profesi lain menyampaikan protes kepada pemerintah karena tak memadainya alat pelindung diri (APD) bagi para dokter, perawat dan tenaga medis yang terlibat dalam penatalaksanaan pasien virus corona.

Baca Juga : Update Corona 27 Maret: Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Capai 1.046, 87 Meninggal dan 46 sembuh

Bahkan mereka mengancam mogok melakukan perawatan penanganan terhadap pasien COVID-19, jika pemerintahan tidak memenuhi APD yang dibutuhkan.

Setiap tenaga kesehatan berisiko untuk tertular COVID-19. Maka, kami meminta terjaminnya Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai untuk setiap tenaga kesehatan,”

Bila hal ini tidak terpenuhi maka kami meminta kepada anggota profesi kami untuk sementara tidak ikut melakukan perawatan penanganan pasien COVID-19 demi melindungi dan menjaga keselamatan sejawat.” demikian bunyi surat pernyataan yang diteken Ketua IDI, Daeng M Faqih, Jumat, 27 Maret 2020.

Dalam surat tersebut, Daeng menyebut, tak terpenuhinya APD bagi dokter, perawat, dan tenaga medis memungkinkan tenaga kesehatan yang terjangkit COVID-19 semakin meningkat bahkan sebagian meninggal dunia.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
scattered clouds
29.1 ° C
31.1 °
28.3 °
79 %
4.5kmh
38 %
Fri
29 °
Sat
30 °
Sun
30 °
Mon
30 °
Tue
30 °
- Advertisement -

Kabar Terbaru

Aturan Berkumpul ditempat Umum di Hong Kong diperketat dari...

Hong Kong telah secara drastis memperketat aturan jarak sosial atau social distancing untuk menahan gelombang penyebaran infeksi Virus corona baru atau Covid-19 yang meningkat setelah membukukan rekor 41 kasus lokal pada hari Senin (13 juli 2020), hampir setengah dari sumber yang tidak diketahui.

Banyak Netizens Hong Kong Unggah Gambar Tak Dapat Mengakses...

Seperti diunggah oleh salah satu pengguna media sosial yang tinggal di Hong Kong, aplikasi video pendek yang dioperasikan oleh raksasa internet Cina Bytedance saat dibuka akan keluar layar hitam dengan notifikasi atau pesan yang bertuliskan 'Tidak ada koneksi internet. Hubungan ke internet dan coba lagi'.

15 Pekerja Ilegal dan Delapan Majikannya ditangkap Petugas Imigrasi

Juru bicara itu memperingatkan bahwa, sebagaimana diatur dalam pasal 38AA Undang-undang Keimigrasian, imigran ilegal atau orang-orang yang menjadi subjek perintah pemindahan atau perintah deportasi dilarang mengambil pekerjaan apa pun, baik dibayar atau tidak dibayar, atau membangun atau bergabung dalam bisnis apa pun.

TKW Asal Filipina di Hong Kong dituduh Curi Perhiasan...

PRT asal Filipina yang diketahui bernama  Carmelita Nones (45), muncul di Pengadilan Timur (Eastern Court ) lagi hari ini, Selasa (30 Juni 2020), ketika nilai akhir dari barang yang diduga dicurinya diungkapkan oleh penuntut.
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -