28 C
Hong Kong
Thursday, August 13, 2020

Duuuh…Pemerintah Hong Kong Sudah Keluarkan Larangan, Tapi Masih Banyak Buruh Migran Tetap Berkumpul ditempat Umum

Baca juga

Hong Kong telah secara drastis memperketat aturan jarak sosial atau social distancing untuk menahan gelombang penyebaran infeksi Virus corona baru atau Covid-19 yang meningkat setelah membukukan rekor 41 kasus lokal pada hari Senin (13 juli 2020), hampir setengah dari sumber yang tidak diketahui.
Seperti diunggah oleh salah satu pengguna media sosial yang tinggal di Hong Kong, aplikasi video pendek yang dioperasikan oleh raksasa internet Cina Bytedance saat dibuka akan keluar layar hitam dengan notifikasi atau pesan yang bertuliskan 'Tidak ada koneksi internet. Hubungan ke internet dan coba lagi'.
Juru bicara itu memperingatkan bahwa, sebagaimana diatur dalam pasal 38AA Undang-undang Keimigrasian, imigran ilegal atau orang-orang yang menjadi subjek perintah pemindahan atau perintah deportasi dilarang mengambil pekerjaan apa pun, baik dibayar atau tidak dibayar, atau membangun atau bergabung dalam bisnis apa pun.
kartini lasiyohttp://hariankartini.com
Seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang Hobi makan dan jalan-jalan

Pemerintah Hong Kong mengumumkan kemarin, Sabtu (28 maret 2020) bahwa mulai hari ini, Minggu (29 maret 2020) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perkumpulan atau kumpul-kumpul dengan banyak orang atau lebih dari 4 orang, termasuk Buruh Migran asing.

Hal itu dikarenakan pemerintah Hong Kong ingin memutus rantai penyebaran pandemi virus Corona atau COVID-19.

Namun, pada kenyataannya imbauan itu banyak tak diindahkan, dimana masih banyak saja para Buruh migran baik itu Buruh Migran Indonesia (BMI) ataupun Buruh Migran Filipina (OFW) tetap berkumpul di Central, Mong Kok, Causeway Bay dan tempat-tempat lain untuk mengisi hari libur mingguan mereka.

Baca Juga : Pemerintah Hong Kong Melarang Orang Berkumpul Lebih dari 4, Denda HK$ 25.000 dan Penjara 6 Bulan Bagi yang Melanggar

Banyak dari mereka yang tetap duduk-duduk dan berkumpul dengan teman-temannya ditempat umum bahkan lebih dari 4 orang.

Baca Selanjutnya >>

- Advertisement -
Sumberon.cc

3 KOMENTAR

  1. Sebenernya kasian buruh migran kita,mereka libur tp ga tau harus kmana,sedangkan libur klu dirumah majikan yg kecil,kurang nyaman.
    Blm lagi klu pulang libur masih disuruh mengerjakan pekerjaan rumah,nyuci tolilet,nyuci piring bahkan ada yang ngepel lantai jg.
    Masih ada kah keadilan buat buruh migran kita.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
light intensity shower rain
28 ° C
28.3 °
27.8 °
83 %
4.1kmh
40 %
Wed
29 °
Thu
30 °
Fri
30 °
Sat
30 °
Sun
30 °
- Advertisement -

Kabar Terbaru

Aturan Berkumpul ditempat Umum di Hong Kong diperketat dari...

Hong Kong telah secara drastis memperketat aturan jarak sosial atau social distancing untuk menahan gelombang penyebaran infeksi Virus corona baru atau Covid-19 yang meningkat setelah membukukan rekor 41 kasus lokal pada hari Senin (13 juli 2020), hampir setengah dari sumber yang tidak diketahui.

Banyak Netizens Hong Kong Unggah Gambar Tak Dapat Mengakses...

Seperti diunggah oleh salah satu pengguna media sosial yang tinggal di Hong Kong, aplikasi video pendek yang dioperasikan oleh raksasa internet Cina Bytedance saat dibuka akan keluar layar hitam dengan notifikasi atau pesan yang bertuliskan 'Tidak ada koneksi internet. Hubungan ke internet dan coba lagi'.

15 Pekerja Ilegal dan Delapan Majikannya ditangkap Petugas Imigrasi

Juru bicara itu memperingatkan bahwa, sebagaimana diatur dalam pasal 38AA Undang-undang Keimigrasian, imigran ilegal atau orang-orang yang menjadi subjek perintah pemindahan atau perintah deportasi dilarang mengambil pekerjaan apa pun, baik dibayar atau tidak dibayar, atau membangun atau bergabung dalam bisnis apa pun.

TKW Asal Filipina di Hong Kong dituduh Curi Perhiasan...

PRT asal Filipina yang diketahui bernama  Carmelita Nones (45), muncul di Pengadilan Timur (Eastern Court ) lagi hari ini, Selasa (30 Juni 2020), ketika nilai akhir dari barang yang diduga dicurinya diungkapkan oleh penuntut.
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -