30.4 C
Hong Kong
Monday, June 1, 2020

Duuuh…Pemerintah Hong Kong Sudah Keluarkan Larangan, Tapi Masih Banyak Buruh Migran Tetap Berkumpul ditempat Umum

Baca juga

Berbagai sekolah di Hong Kong telah mengeluarkan pernyataan bersama oleh para guru, alumni dan siswa yang menentang diberlakukannya undang-undang keamanan nasional atau national security law di Hong Kong.
Observatory Hong Kong mengeluarkan sinyal peringatan hujan kuning atau Yellow Amber pada pukul 10:25 pagi ini, Sabtu (30 mei 2020), yang mengindikasikan bahwa hujan lebat melebihi 30 mm per jam telah dicatat atau diperkirakan terjadi di wilayah Hong Kong secara merata, dan hujan akan terus berlanjut.
CEO Facebook, Mark Zuckerberg telah meningkatkan kemungkinan platform media sosial dilarang di Hong Kong sehubungan dengan unjuk rasa menentang undang-undang (UU) keamanan nasional baru Beijing untuk Hong Kong SAR.
kartini lasiyohttp://hariankartini.com
Seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang Hobi makan dan jalan-jalan

Pemerintah Hong Kong mengumumkan kemarin, Sabtu (28 maret 2020) bahwa mulai hari ini, Minggu (29 maret 2020) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perkumpulan atau kumpul-kumpul dengan banyak orang atau lebih dari 4 orang, termasuk Buruh Migran asing.

Hal itu dikarenakan pemerintah Hong Kong ingin memutus rantai penyebaran pandemi virus Corona atau COVID-19.

Namun, pada kenyataannya imbauan itu banyak tak diindahkan, dimana masih banyak saja para Buruh migran baik itu Buruh Migran Indonesia (BMI) ataupun Buruh Migran Filipina (OFW) tetap berkumpul di Central, Mong Kok, Causeway Bay dan tempat-tempat lain untuk mengisi hari libur mingguan mereka.

Baca Juga : Pemerintah Hong Kong Melarang Orang Berkumpul Lebih dari 4, Denda HK$ 25.000 dan Penjara 6 Bulan Bagi yang Melanggar

Banyak dari mereka yang tetap duduk-duduk dan berkumpul dengan teman-temannya ditempat umum bahkan lebih dari 4 orang.

Baca Selanjutnya >>

- Advertisement -
Sumberon.cc

3 KOMENTAR

  1. Sebenernya kasian buruh migran kita,mereka libur tp ga tau harus kmana,sedangkan libur klu dirumah majikan yg kecil,kurang nyaman.
    Blm lagi klu pulang libur masih disuruh mengerjakan pekerjaan rumah,nyuci tolilet,nyuci piring bahkan ada yang ngepel lantai jg.
    Masih ada kah keadilan buat buruh migran kita.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
overcast clouds
30.4 ° C
31.1 °
29.4 °
69 %
5.7kmh
100 %
Mon
30 °
Tue
29 °
Wed
29 °
Thu
30 °
Fri
30 °
- Advertisement -

Kabar Terbaru

Guru, Siswa dan Alumni dari 10 Sekolah di Hong...

Berbagai sekolah di Hong Kong telah mengeluarkan pernyataan bersama oleh para guru, alumni dan siswa yang menentang diberlakukannya undang-undang keamanan nasional atau national security law di Hong Kong.

Prakiraan Cuaca: Hujan Lebat Guyur Hong Kong, Observatory Keluarkan...

Observatory Hong Kong mengeluarkan sinyal peringatan hujan kuning atau Yellow Amber pada pukul 10:25 pagi ini, Sabtu (30 mei 2020), yang mengindikasikan bahwa hujan lebat melebihi 30 mm per jam telah dicatat atau diperkirakan terjadi di wilayah Hong Kong secara merata, dan hujan akan terus berlanjut.

Terkait new national security law, Mark Zuckerberg Khawatir Platform...

CEO Facebook, Mark Zuckerberg telah meningkatkan kemungkinan platform media sosial dilarang di Hong Kong sehubungan dengan unjuk rasa menentang undang-undang (UU) keamanan nasional baru Beijing untuk Hong Kong SAR.

Seorang Wanita Keracunan Setelah Makan Jamur Yang diambilnya Dekat...

Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP) dari Departemen Kesehatan Hong Kong hari ini (29 mei 2020) sedang menyelidiki kasus seorang wanita yang diduga keracunan setelah memakan Jamur liar, dan mendesak masyarakat untuk tidak mengumpulkan dan memakan jamur liar dari taman atau pedesaan.
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -