22.4 C
Hong Kong
Sunday, March 29, 2020
  • Buruh Migran

Ditengah Kekhawatiran Wabah Virus Corona, Belasan Buruh Migran di Hong Kong diterminate majikannya

Baca juga

Kepala Sekretaris Administrasi Hong Kong Matthew Cheung mengatakan hari ini, Minggu (29 maret 2020) bahwa polisi telah menangkap lebih dari 70 orang yang dalam masa karantina namun melanggar perintah karantina dengan cara keluar rumah.
Pemerintah Hong Kong mengumumkan kemarin, Sabtu (28 maret 2020) bahwa mulai hari ini, Minggu (29 maret 2020) mengimbau masyarakat...
Panic Buying dimulai setelah ada desas-desus segar bahwa Thailand akan berhenti mengekspor berasnya ke Hong Kong dalam beberapa hari terakhir.
kartini lasiyohttp://hariankartini.com
Seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang Hobi makan dan jalan-jalan

Seorang pekerja rumah tangga asal Filipina diputuskan kontrak kerjanya atau diterminate oleh majikannya akibat virus Corona.

Padahal, Buruh Migran yang menyebutkan dirinya bernama Jenifer (46) tersebut menghindari terlalu banyak keluar rumah setelah Hong Kong mencatat kasus virus korona pertamanya pada 22 Januari 2020 lalu dan kekhawatiran mulai meningkat tentang wabah tersebut. Tetapi pada awal Februari, dia memutuskan untuk menghadiri misa di Fortress Hill.

Saya kebanyakan tinggal di rumah karena saya takut,” katanya.

“Tetapi saya ingin pergi ke kebaktian gereja pada 1 Februari, yang merupakan hari libur saya, jadi saya memberi tahu majikan saya bahwa saya akan pergi hanya untuk beberapa jam.” tambahnya seperti dilansir dari South China Morning Post.

Jennifer mengatakan jika Gereja tersebut jauh dari rumah majikannya di Sai Kung, dan dia pergi ke Fotress Hill mulai pukul 10.30 pagi hingga sekitar pukul 12.30 malam.Namun ketika ia kembali kerumah majikan, majikan malah menyuruhnya segera mengepak barang=barangnya dan pergi.

Ketika saya kembali, mereka meminta kartu pintar saya [untuk masuk ke flat] dan menyuruh saya untuk mengepak barang-barang saya segera.” katanya.

Dia tidak punya tempat untuk pergi. Tetapi untungnya jenifer punya teman yang libur hari itu juga dan mereka membantunya.

Sekarang jenifer tinggal di tempat penampungan yang dikelola Gereja.

Jennifer adalah satu di antara belasan pekerja rumah tangga asing di Hong Kong yang telah dipecat dalam beberapa pekan terakhir di tengah wabah virus korona yang mencengkeram negeri beton itu, berdasarkan akun dari lebih dari lima migran dan advokat.

Alasan yang dikutip untuk pemecatan mereka berkisar dari pertengkaran selama mereka diizinkan untuk menghabiskan waktu di luar rumah pada hari libur mereka, hingga majikan yang mengklaim bahwa mereka telah kehilangan pekerjaan atau meninggalkan Hong Kong.

Baca Selengkapnya >>

- Advertisement -
SumberSCMP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
scattered clouds
22.4 ° C
25 °
20 °
73 %
9.3kmh
40 %
Sun
22 °
Mon
24 °
Tue
24 °
Wed
25 °
Thu
24 °
- Advertisement -

Latest News

Polisi Tangkap Lebih Dari 70 Orang Yang Melanggar Perintah Karantina di Hong Kong, Semua Akan dituntut

Kepala Sekretaris Administrasi Hong Kong Matthew Cheung mengatakan hari ini, Minggu (29 maret 2020) bahwa polisi telah menangkap lebih dari 70 orang yang dalam masa karantina namun melanggar perintah karantina dengan cara keluar rumah.

Duuuh…Pemerintah Hong Kong Sudah Keluarkan Larangan, Tapi Masih Banyak...

Pemerintah Hong Kong mengumumkan kemarin, Sabtu (28 maret 2020) bahwa mulai hari ini, Minggu (29 maret 2020) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perkumpulan atau...

Panic Buying di Tin Shui Wai dan North Point,...

Panic Buying dimulai setelah ada desas-desus segar bahwa Thailand akan berhenti mengekspor berasnya ke Hong Kong dalam beberapa hari terakhir.

Positif Corona, Kabid Dinas Kesehatan Bogor Meninggal Dunia

Seorang petugas Kepala Bidang (Kabid) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor meninggal dunia akibat virus Corona pada hari Jumat (27 maret ) malam dunia di Ruang Isolasi RSUD Kota Bogor.

Update Corona 28 Maret: 1.155 orang di Indonesia Positif...

Berdasarkan data yang diperlihatkan pemerintah melalui website Covid19.go.id, terlihat bahwa korban meninggal dunia akibat virus corona per hari Sabtu juga bertambah 8,831% menjadi 102 orang.
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -