29.1 C
Hong Kong
Friday, August 7, 2020
  • Buruh Migran

Dilema Buruh Migran di Hong Kong ditengah Wabah Covid-19, Libur dan Gak Libur Semua Serba Salah

Baca juga

Hong Kong telah secara drastis memperketat aturan jarak sosial atau social distancing untuk menahan gelombang penyebaran infeksi Virus corona baru atau Covid-19 yang meningkat setelah membukukan rekor 41 kasus lokal pada hari Senin (13 juli 2020), hampir setengah dari sumber yang tidak diketahui.
Seperti diunggah oleh salah satu pengguna media sosial yang tinggal di Hong Kong, aplikasi video pendek yang dioperasikan oleh raksasa internet Cina Bytedance saat dibuka akan keluar layar hitam dengan notifikasi atau pesan yang bertuliskan 'Tidak ada koneksi internet. Hubungan ke internet dan coba lagi'.
Juru bicara itu memperingatkan bahwa, sebagaimana diatur dalam pasal 38AA Undang-undang Keimigrasian, imigran ilegal atau orang-orang yang menjadi subjek perintah pemindahan atau perintah deportasi dilarang mengambil pekerjaan apa pun, baik dibayar atau tidak dibayar, atau membangun atau bergabung dalam bisnis apa pun.
kartini lasiyohttp://hariankartini.com
Seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang Hobi makan dan jalan-jalan

Distrik populer seperti Central dan Mong Kok pada hari Minggu (29 maret 2020) jauh lebih tenang dari pada biasanya dengan lebih sedikit Buruh Migran berkumpul untuk mengisi hari libur mereka.

Banyak Buruh Migran sektor pekerja rumah tangga (PRT) asing libur di hari pertama di bawah undang-undang baru di Hong Kong yang membatasi jumlah orang yang berkumpul ditempat umum tidak lebih dari empat untuk memutus rantai penularan virus mematikan Coronavirus (COVID-19).

Di jembatan penyeberangan pejalan kaki di Mong Kok yang biasanya dipenuhi para Buruh Migran pada hari Minggu, petugas polisi berpatroli dan mengingatkan para Buruh Migran yang sebagian tetap duduk-duduk dijembatan tersebut tentang persyaratan pemerintah baru untuk menjaga jarak sosial (Social Distancing) dan tidak diperbolehkannya berkumpul dengan orang-orang lebih dari 4.

Tetapi petugas Polisi tidak membubarkan mereka.

Baca Juga : Duuuh…Pemerintah Hong Kong Sudah Keluarkan Larangan, Tapi Masih Banyak Buruh Migran Tetap Berkumpul ditempat Umum

Di Chater Road di Central, tempat populer bagi pekerja asing, yang mayoritas adalah Buruh Migran asal Filipina (OFW) untuk menghabiskan hari libur mereka, sekitar 100 orang dalam kelompok berbeda tersebar di zona pejalan kaki.

Sebuah kelompok pekerja migran Filipina telah memasang poster di sana untuk menjelaskan aturan baru tersebut, dan hukumannya bagi siapapun yang melanggar.

Kareen, yang merupakan salah satu Buruh Migran di sana, mengatakan kepada bahwa ia biasanya menghabiskan waktu dengan setidaknya 10 temannya, tetapi sekarang, ia merasa jauh lebih aman dengan lebih sedikit orang yang berkumpul di daerah itu.

Di Chater Road di Central, tempat populer bagi pekerja asing, yang mayoritas adalah Buruh Migran asal Filipina (OFW) untuk menghabiskan hari libur mereka, sekitar 100 orang dalam kelompok berbeda tersebar di zona pejalan kaki.
Lokasi di Central yang biasanya Ramai dipenuhi Buruh Migran Filipina, hari ini Sepi (29 maret 2020). credit:The Sun Hong Kong

Nancy, pekerja asing lainnya, mengatakan dia bersyukur bahwa majikannya memahami tentang hari liburnya dan membiarkannya memutuskan bagaimana dia ingin menghabiskan waktu liburnya tersebut.

Baca Juga : Pemerintah Hong Kong Melarang Orang Berkumpul Lebih dari 4, Denda HK$ 25.000 dan Penjara 6 Bulan Bagi yang Melanggar

Saya biasanya tidak pergi pada hari Minggu, seperti pergi ke gereja dan berkumpul dengan teman-teman gereja saya. Karena aturan dari pemerintah ini, maka gereja ditutup … Saya baru saja membeli beberapa makanan Filipina dan hanya tinggal di rumah, lebih aman daripada menyesal, ” katanya, seperti dikutip dari RTHK.

Tetapi tidak semua Buruh Migran di Hong Kong seberuntung Nancy.
Banyak Buruh Migran di Hong Kong mengalami dilema tentang kebijakan baru tersebut, dimana mereka diposisi yang serba salah.
banyak dari mereka mengeluhkan jika mereka tidak libur atau keluar rumah, mereka akan disuruh majikannya untuk tetap bekerja tanpa dihitung lembur atau diganti hari libur lainnya.

Ada juga yang mengatakan jika majikan mempunyai anak bayi dan ia tidak keluar rumah untuk libur, maka ia merasa tidak enak hati kalau harus tetap diam meskipun Bayi majikan menangis dan majikannya kerepotan.

Baca Juga : Tambah 59 dalam Sehari, Total Pasien Positif Virus Corona di Hong Kong Jadi 641 Kasus

Selain itu banyak Buruh Migran di Hong Kong tidak mempunyai kamar sendiri, sehingga sangat sulit baginya untuk tetap tidak bekerja jika mereka memutuskan untuk tidak keluar rumah saat hari liburnya.

Lalu, Bagaimana cara Supaya kita Tetap Libur ditengah Pandemi Virus Corona di Hong Kong?
Jika kamu bisa tetap diam dirumah dan majikan tidak menyuruhmu untuk bekerja, sebaiknya memang lebih baik bagi kamu untuk tetap tinggal dirumah,

Namun jika kamu dalam posisi seperti yang disebutkan diatas, maka kamu bisa keluar rumah untuk libur dengan memperhatikan beberapa hal, antara lain:

  • Cuci tangan yang bersih dengan menggunakan sabun sebelum keluar rumah dan saat pulang libur atau sebelum masuk rumah,
  • Selalu pakai Masker,
  • Cari Lokasi yang sekiranya tidak banyak orang, misal di Taman, Bawah Blok atau sekitar rumah Majikan, Pinggir Laut, atau tempat terbuka lainnya,
  • Untuk makanan atau minuman lebih baik bawa bekal dari rumah,
  • Bawa Powerbank, sehingga saat kamu libur seorang diri kamu bisa tetap enjoy menikmati musik atau Movie favoritemu,
  • Dan yang terpenting hindari kontak dengan orang banyak ya.
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
scattered clouds
29.1 ° C
31.1 °
28.3 °
79 %
4.5kmh
38 %
Fri
29 °
Sat
30 °
Sun
30 °
Mon
30 °
Tue
30 °
- Advertisement -

Kabar Terbaru

Aturan Berkumpul ditempat Umum di Hong Kong diperketat dari...

Hong Kong telah secara drastis memperketat aturan jarak sosial atau social distancing untuk menahan gelombang penyebaran infeksi Virus corona baru atau Covid-19 yang meningkat setelah membukukan rekor 41 kasus lokal pada hari Senin (13 juli 2020), hampir setengah dari sumber yang tidak diketahui.

Banyak Netizens Hong Kong Unggah Gambar Tak Dapat Mengakses...

Seperti diunggah oleh salah satu pengguna media sosial yang tinggal di Hong Kong, aplikasi video pendek yang dioperasikan oleh raksasa internet Cina Bytedance saat dibuka akan keluar layar hitam dengan notifikasi atau pesan yang bertuliskan 'Tidak ada koneksi internet. Hubungan ke internet dan coba lagi'.

15 Pekerja Ilegal dan Delapan Majikannya ditangkap Petugas Imigrasi

Juru bicara itu memperingatkan bahwa, sebagaimana diatur dalam pasal 38AA Undang-undang Keimigrasian, imigran ilegal atau orang-orang yang menjadi subjek perintah pemindahan atau perintah deportasi dilarang mengambil pekerjaan apa pun, baik dibayar atau tidak dibayar, atau membangun atau bergabung dalam bisnis apa pun.

TKW Asal Filipina di Hong Kong dituduh Curi Perhiasan...

PRT asal Filipina yang diketahui bernama  Carmelita Nones (45), muncul di Pengadilan Timur (Eastern Court ) lagi hari ini, Selasa (30 Juni 2020), ketika nilai akhir dari barang yang diduga dicurinya diungkapkan oleh penuntut.
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -