19.6 C
Hong Kong
Monday, December 9, 2019

Diserang dan Mengalami Banyak Luka hingga Patah Tulang dilengan kanannya,Pengunjuk Rasa di Tsuen Wan Meninggal Dunia

Sekitar pukul 10.33 malam kemarin,Rabu (13 november 2019), seorang pengunjuk rasa berkaos hitam diduga diserang dan didorong ke tanah di luar Kerry Logistik di Kwai Fuk Road di Tsuen Wan.

Baca juga

Demonstrasi yang diselenggarakan oleh CHRF telah menarik banyak orang sejak krisis RUU ekstradisi meletus awal Juni lalu, dengan kelompok itu mengatakan sekitar dua juta orang ikut serta dalam pawai mereka pada 16 Juni silam.
Jasad balita ditemukan tersangkut di bawah rumah warga di kawasan Sungai Karang Asam Kecil, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda, Kalimantan Timur, seperti dikutip kontributor situskartini.com dari tribun kaltim.
"Sudah diputuskan oleh Menteri BUMN. Sudah itu tegas sekali. Saya kira pesannya tegas sekali," kata Jokowi seusai meresmikan Tol Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Tangerang Selatan, Jumat (6 desember 2019) sore.
- Advertisement -

Para pengunjuk rasa anti pemerintah di Hong Kong telah melumpuhkan jaringan transportasi dan membuat jalan macet serta menyebabkan kekacauan di negeri Beton itu selama tiga hari berturut-turut.

Kerusuhan terjadi dimana-mana dan menyebar diberbagai distrik kota di Hong Kong.

Sekitar pukul 10.33 malam kemarin,Rabu (13 november 2019), seorang pengunjuk rasa berkaos hitam diduga diserang dan didorong ke tanah di luar Kerry Logistik di Kwai Fuk Road di Tsuen Wan.

Baca Juga : Kerusuhan Semakin Parah dan Angkutan Umum Yang lumpuh,Semua Sekolahan Pada Hari Kamis Akan di Tutup

Seorang pejalan kaki yang melihat pria yang tak sadarkan diri itu segera memanggil polisi untuk meminta bantuan.

Ambulans bergegas ke tempat kejadian dan menemukan banyak luka di tubuhnya dan patah tulang di lengannya serta berlumuran darah.

CPR dilakukan oleh paramedis saat detak jantung pengunjuk rasa tersebut berhenti.

Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Yan Chai untuk mendapatkan pertolongan darurat melalui ambulan.
Namun na’as, dia kemudian dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11 malam setelah dokter gagal membangunkannya.

Sampai berita ini diturunkan, belum jelas siapa yang menyerang pengunjuk rasa tersebut.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
clear sky
19.6 ° C
21.1 °
18 °
29 %
3.1kmh
0 %
Mon
21 °
Tue
21 °
Wed
23 °
Thu
22 °
Fri
23 °
- Advertisement -

Latest News

Gempabumi Berkekuatan Magnitudo 5,0 Guncang Gunung Kidul, Yogyakarta

BMKG menginformasikan, gempabumi yang terjadi pukul 10:47 pagi WIB, Senin ( 9 desember 2019) dengan kedalaman gempa tercatat 10 kilometer berpotensi akan terjadi gempabumi susulan.

Jasad Balita Tanpa Kepala ditemukan di Parit Rumah Warga...

Jasad balita ditemukan tersangkut di bawah rumah warga di kawasan Sungai Karang Asam Kecil, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda, Kalimantan Timur, seperti dikutip kontributor situskartini.com dari tribun kaltim.

DERITAKU – BETRAND PETO PUTRA ONSU ( Lirik )

BETRAND PETO PUTRA ONSU -DERITAKU

Yuli, BMI Hong Kong Yang di Deportasi Mengaku dipaksa...

Seorang Buruh Migran Indonesia yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Hong Kong yang dideportasi dari Hong Kong karena telat memperpanjang visanya mengatakan pada...

Selundupkan Motor Harley Davidson, Direktur Utama Garuda Indonesia di...

"Sudah diputuskan oleh Menteri BUMN. Sudah itu tegas sekali. Saya kira pesannya tegas sekali," kata Jokowi seusai meresmikan Tol Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Tangerang Selatan, Jumat (6 desember 2019) sore.
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -