25.7 C
Hong Kong
Friday, November 22, 2019

Jimmy Sham, Penyelenggara Unjuk Rasa Berlumuran Darah diserang Sekelompok Pria Bersenjata Palu di Mong Kok

Ini adalah kedua kalinya Jimmy Sham - yang juga mencalonkan diri dalam pemilihan dewan distrik di Sha Tin - telah diserang dalam dua bulan. Pada bulan Agustus ia diserang oleh dua pria bertopeng yang dipersenjatai dengan tongkat baseball dan pisau.

Baca juga

Puluhan tentara PLA ( People Liberation's Army) atau Tentara dari China tiba-tiba muncul tanpa peringatan di jalan-jalan Kowloon Tong...
Tingkat pengangguran di Hong Kong telah mencapai level tertinggi sejak tahun 2017, yaitu menembus angka 3 persen, dilansir dari...
pada Senin (18 november 2019) dini hari, masih ada beberapa kerusuhan di berbagai tempat di Mong Kok hingga Yau...
kartini lasiyohttp://hariankartini.com
Seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang Hobi makan dan jalan-jalan
- Advertisement -

Pemimpin Front Hak Asasi Manusia Sipil, Jimmy Sham, terluka parah dan berlumuran darah setelah diserang di Mong Kok oleh setidaknya empat orang lelaki yang bersenjatakan palu .
Saat diserang, Jimmy diketahui hendak menuju ke sebuah pertemuan dengan rekan kerja pada Rabu (16 oktober 2019) malam.

Foto-foto online menunjukkan Jimmy Sham yang mengenakan kaos warna merah dengan celana warna hitam tergeletak di dekat mobil warna putih yang diparkir dengan kondisi berlumuran darah.

Polisi mengatakan serangan itu terjadi sekitar pukul 7:30 malam, dan dia sadar ketika dibawa ke Rumah Sakit Kwong Wah. Jimmy juga dalam kondisi stabil setelah dimasukan kedalam rumah sakit.

 

Jimmy sham
Kondisi Jimmy saat dilarikan kerumah sakit

Front mengatakan para penyerang melambaikan pisau pada orang-orang yang mencoba melakukan intervensi, sebelum melarikan diri dengan mobil.
mereka mengutuk serangan itu, mengatakan serangan itu dimaksudkan untuk menyebarkan teror politik.

Baca Juga : Penyelenggara Unjuk Rasa RUU anti-Ekstradisi Jimmy Sham Mengaku di Serang 2 Pria Bermasker dan Bersenjata di Jordan

Diketahui bahwa Jimmy Sham adalah penyelenggara pawai protes atau aksi unjuk rasa besar bulan juni lalu yang menarik hingga 2 juta orang turun kejalan untuk menentang RUU ekstradisi yang kini tlah resmi ditarik oleh pemerintah Hong Kong.

Ini adalah kedua kalinya Jimmy Sham – yang juga mencalonkan diri dalam pemilihan dewan distrik di Sha Tin – telah diserang dalam dua bulan. Pada bulan Agustus ia diserang oleh dua pria bertopeng yang dipersenjatai dengan tongkat baseball dan pisau di Jordan.

Dua calon dewan distrik pro-demokrasi lainnya – Jocelyn Chau dan Leung Hoi-ching – juga telah diserang baru-baru ini.

- Advertisement -
SumberRTHK

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
clear sky
25.7 ° C
27.2 °
25 °
41 %
3.1kmh
0 %
Fri
25 °
Sat
25 °
Sun
26 °
Mon
27 °
Tue
24 °
- Advertisement -

Latest News

Pria Indonesia di Korea di Tangkap Polisi Setelah Coba Memperkosa Seorang Wanita di Toilet Bandara Internasional Inchoen

Polisi Korea Selatan meminta surat perintah penangkapan pada hari Kamis (21 november 2019) untuk seorang pria Indonesia dengan tuduhan...

Gaji TKI di Korea Selatan Capai Rp.30 Juta perbulan,...

Bekerja ke Negeri Gingseng, Korea Selatan nyatanya masih menjadi primadona bagi Calon Tenaga Kerja, terutama dari Indonesia. Bagaimana tidak, dinegara para Bintang K-Pop dan K-drama...

Dibawah Tekanan Aksi Protes Berkelanjutan, Tingkat Pengangguran di Hong...

Tingkat pengangguran di Hong Kong telah mencapai level tertinggi sejak tahun 2017, yaitu menembus angka 3 persen, dilansir dari media lokal RTHK. Berita terbaru untuk...

Kabar Gembira, Warga di Hong Kong Kini Bebas Dalam...

Pemerintah mengatakan pada Senin (18 november 2019) sore bahwa larangan menggunakan Masker atau Topeng yang diberlakukan di bawah kekuasaan darurat tidak akan lagi ditegakkan,...

Sepasang Petani diserang Babi Hutan Saat Panen Sawit, Suami...

Nasib Na'as dialami oleh sepasang suami - istri di Pendopo, Empat Lawang, Sumatera Selatan. Sang suami Tewas menggenaskan dengan tubuh penuh luka karena diserang babi...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -