25.7 C
Hong Kong
Wednesday, November 13, 2019
  • Buruh Migran

KJRI Hong Kong di Desak Untuk Segera selesaikan Kasus Wartawan yang Tertembak Saat Liput Unjuk Rasa

Para pengunjuk rasa mengatakan konsulat juga harus mengambil langkah-langkah untuk melindungi pekerja rumah tangga Indonesia di Hong Kong, karena beberapa majikan yang tidak baik juga sengaja memanfaatkan aksi-aksi protes ini untuk melarang pekerjanya menikmati hari libur khususnya pada hari Minggu dengan alasan keamanan.

Baca juga

Berpikir bahwa pembantu rumah tangganya tertidur, seorang majikan pria di Singapura diam-diam melakukan pelecehan seksual kepada pembantunya. Tetapi pembantu rumah...
Sekelompok Warga Hong Kong bergabung dengan banyak gerombolan flash di seluruh kota pada hari ini, Jum'at (8 november 2019)...
Seorang wanita berusia 30 tahun yang diyakini merupakan Pekerja Rumah tangga di Singapura meninggal dunia akibat kecelakaan di sepanjang...
kartini lasiyohttp://hariankartini.com
Seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang Hobi makan dan jalan-jalan
- Advertisement -

Sekitar 30 orang Indonesia mengadakan unjuk rasa di luar kantor konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) mereka di Causeway Bay pada hari ini, Jumat (11 oktober 2019), untuk menuntut pejabat menggunakan semua saluran diplomatik supaya memastikan bahwa mereka yang terkait dengan penembakan seorang wartawan Indonesia dihukum.

Veby Mega Indah, Wartawan Indonesia untuk koran Suara yang meliput protes di daerah Wan Chai pada 29 September lalu, diduga ditembak oleh seorang polisi dimatanya sehingga ia kehilangan pandangan di mata kanannya, menurut pengacaranya.

Sring, juru bicara untuk Serikat Buruh Migran Indonesia di Hong Kong, mengatakan mereka secara teratur mengunjunginya dan mengatakan Veby sekarang tengah menunggu operasi.

Dia mengatakan mereka siap mendukungnya, tetapi saat ini asosiasi wartawan sedang menangani masalah ini bersama pengacaranya.

Para pengunjuk rasa mengatakan konsulat juga harus mengambil langkah-langkah untuk melindungi pekerja rumah tangga Indonesia di Hong Kong, karena beberapa majikan yang tidak baik juga sengaja memanfaatkan aksi-aksi protes ini untuk melarang pekerjanya menikmati hari libur khususnya pada hari Minggu dengan alasan keamanan. Tindakan ini bukan melanggar hukum perburuhan Hong Kong yang memberi hak libur mingguan kepada seluruh PRT, akan tetapi juga menyebabkan BMI tidak bisa beristirahat setelah 6 hari penuh bekerja dan bertemu teman-teman dan saudara-saudaranya

Sringatin juga mengatakan bahwa para pejabat harus mencoba meredam desas-desus bahwa pekerja Indonesia dibayar untuk mengambil bagian dalam protes anti-pemerintah yang sedang berlangsung.

Dia juga mengecam penyebaran berita hoax yang dengan jahat menuduh seorang Buruh Migran Indonesia telah ditangkap dan dibayar sebesar HK$3,000 per hari untuk terlibat dalam aksi menolak undang-undang ekstradisi.
Bahkan Dia mengatakan seorang Staff KJRI adalah salah satu dari mereka yang menyebarkan “berita palsu” itu.

Baca selengkapnya >>

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
few clouds
25.7 ° C
27.2 °
25 °
54 %
3.6kmh
20 %
Wed
26 °
Thu
25 °
Fri
24 °
Sat
25 °
Sun
24 °
- Advertisement -

Latest News

Gangguan Transportasi Terus Berlanjut dan Menyebar diseluruh Hong Kong Untuk Menunjukan Kemarahan Setelah Seorang Pengunjuk Rasa Kritis Akibat di Tembak Polisi

Gangguan transportasi diperkirakan akan bertahan di seluruh Hong Kong pada hari Senin (11 november 2019) ketika pengunjuk rasa yang...

Pria di Ma On Shan Dalam Kondisi Kritis Setelah...

Sebuah video klip mengerikan beredar luas di media sosial pada hari Senin (11 november 2019) sekitar pukul 12:53 siang menunjukkan seorang pria dibakar menyusul...

Satu Pengunjuk Rasa Ambruk Berlumuran Darah Setelah ditembak Polisi...

Setidaknya satu lagi pengunjuk rasa ditembak oleh Polisi dalam jarak dekat di Sai Wan Ho pada Senin(11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa di...

Pendaftaran CPNS Telah dibuka Hari Ini, Berikut Persyaratan dan...

Pendaftaran dan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka hari ini, Senin (11november 2019). Berdasarkan surat pengumuman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi...

Jadi Sasaran Aksi Protes, Banyak Jalan dan Transportasi Kereta...

Beberapa jalur MTR lumpuh pada Senin (11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa anti-pemerintah mengganggu layanan kereta api dan jalan di seluruh wilayah untuk...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -