19.6 C
Hong Kong
Monday, December 9, 2019

Kelompok Pengunjuk Rasa RUU anti ekstradisi Berencana Melakukan crowdfunding untuk Menuntut Polisi

Baca juga

Demonstrasi yang diselenggarakan oleh CHRF telah menarik banyak orang sejak krisis RUU ekstradisi meletus awal Juni lalu, dengan kelompok itu mengatakan sekitar dua juta orang ikut serta dalam pawai mereka pada 16 Juni silam.
Jasad balita ditemukan tersangkut di bawah rumah warga di kawasan Sungai Karang Asam Kecil, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda, Kalimantan Timur, seperti dikutip kontributor situskartini.com dari tribun kaltim.
"Sudah diputuskan oleh Menteri BUMN. Sudah itu tegas sekali. Saya kira pesannya tegas sekali," kata Jokowi seusai meresmikan Tol Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Tangerang Selatan, Jumat (6 desember 2019) sore.
kartini lasiyohttp://hariankartini.com
Seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang Hobi makan dan jalan-jalan
- Advertisement -
Kelompok Pengunjuk Rasa Berencana Melakukan crowdfunding untuk Menuntut Polisi
Sekelompok orang yang mengaku menderita luka oleh Polisi saat protes unjuk rasa

Sekelompok pemrotes RUU anti ekstradisi yang mengaku menderita luka akibat penganiayaan oleh Polisi telah meluncurkan kampanye crowdfunding untuk mengumpulkan HK $ 10 juta untuk menuntut Petugas Polisi, seperti dilaporkan media lokal RTHK.

Dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Kamis (19 september 2019 ) , kelompok itu mengatakan mereka berharap dapat membantu setidaknya 10 orang meluncurkan kasus perdata mencari klaim atas dugaan penderitaan mereka.

Pada briefing media, enam orang memberikan penjelasan tentang bagaimana mereka diperlakukan oleh petugas. Mereka termasuk Ng Ying-mo, yang ditembak dengan peluru karet di bagian perut selama aksi protes pada 12 Juni di Admiralty.

Anaknya, Frances, mengatakan polisi terus memukuli ayahnya bahkan setelah dia ditembak dan ditundukkan. Dia dikirim ke kantor polisi setelah itu dan pindah ke rumah sakit hanya tiga jam setelah dilakukan penangkapan.
[ads-post]
Yang lain yang berbicara kepada media termasuk seorang pria, bermarga Lam, mengatakan ia menderita patah tulang di tangan kirinya ketika ia didorong ke tanah oleh petugas yang menyamar di Causeway Bay pada 11 Agustus lalu.

Dia mengatakan dia bersikeras ingin pergi ke rumah sakit pada saat penangkapannya, tetapi petugas mengatakan dia harus dikirim ke kantor polisi terlebih dahulu dan dia hanya dirawat oleh dokter di Rumah Sakit North District lima setengah jam kemudian.

Kelompok ini juga berencana untuk menggunakan dana yang dihimpun melalui kampanye yang dinamai  “Sue the Abuser” mereka untuk mendukung tinjauan yudisial yang diajukan atas kurangnya identifikasi yang terlihat dari petugas polisi garis depan.

Tiga dari orang yang diduga menjadi korban mengajukan permohonan peninjauan kembali pada hari Selasa atas tidak ditunjukkannya identitas oleh beberapa polisi, dengan mengatakan hal ini membuat sulit untuk mengajukan pengaduan terhadap petugas yang menggunakan kekuatan berlebihan.

Kampanye ini dibantu oleh League of Social Democrats yang telah menawarkan untuk meminjamkan rekening banknya ke grup untuk crowdfunding mereka.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
clear sky
19.6 ° C
21.1 °
18 °
29 %
3.1kmh
0 %
Mon
21 °
Tue
21 °
Wed
23 °
Thu
22 °
Fri
23 °
- Advertisement -

Latest News

Gempabumi Berkekuatan Magnitudo 5,0 Guncang Gunung Kidul, Yogyakarta

BMKG menginformasikan, gempabumi yang terjadi pukul 10:47 pagi WIB, Senin ( 9 desember 2019) dengan kedalaman gempa tercatat 10 kilometer berpotensi akan terjadi gempabumi susulan.

Jasad Balita Tanpa Kepala ditemukan di Parit Rumah Warga...

Jasad balita ditemukan tersangkut di bawah rumah warga di kawasan Sungai Karang Asam Kecil, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda, Kalimantan Timur, seperti dikutip kontributor situskartini.com dari tribun kaltim.

DERITAKU – BETRAND PETO PUTRA ONSU ( Lirik )

BETRAND PETO PUTRA ONSU -DERITAKU

Yuli, BMI Hong Kong Yang di Deportasi Mengaku dipaksa...

Seorang Buruh Migran Indonesia yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Hong Kong yang dideportasi dari Hong Kong karena telat memperpanjang visanya mengatakan pada...

Selundupkan Motor Harley Davidson, Direktur Utama Garuda Indonesia di...

"Sudah diputuskan oleh Menteri BUMN. Sudah itu tegas sekali. Saya kira pesannya tegas sekali," kata Jokowi seusai meresmikan Tol Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Tangerang Selatan, Jumat (6 desember 2019) sore.
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -