25.8 C
Hong Kong
Tuesday, November 12, 2019

2 Meninggal Dunia dan 16 Lainnya Luka-Luka Setelah Seorang Pria Bersenjata Menyerang Anak-Anak Yang Menunggu Bus di Kawasaki

Baca juga

Beberapa jalur MTR lumpuh pada Senin (11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa anti-pemerintah mengganggu layanan kereta api dan...
Seorang wanita berusia 30 tahun yang diyakini merupakan Pekerja Rumah tangga di Singapura meninggal dunia akibat kecelakaan di sepanjang...
Nasib malang tak dapat dielakkan oleh seorang Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) di Taiwan. Safrudin, TKI asal Nusa Tenggara Barat...
- Advertisement -
3 Meninggal Dunia dan 15 Lainnya Luka-Luka Setelah Seorang Pria Bersenjata  Menyerang Anak-Anak Yang Menunggu Bus di Kawasaki
Petugas damkar, Polisi dan Paramedis jepang saat memberikan pertolongan pada para korban. photo:NHK TV

Seorang pria berusia sekitar 40 hingga 50-an tahun diduga membawa pisau dikedua tangannya dan berteriak “Aku akan membunuhmu” sebelum menyerang sekelompok anak-anak yang menunggu di halte bus di kota Kawasaki, selatan ibukota Jepang, pada hari ini, Selasa (28 mei).

Pelaku tidak sadarkan diri ketika dia ditahan dan meninggal di tempat kejadian setelah dilaporkan menikam lehernya sendiri, sperti dilaporkan NHK TV dijepang.

Anak-anak sekolah, yang berusia enam hingga tujuh tahun, adalah siswa di sebuah sekolah Katolik swasta dan sedang menunggu bersama orang tua mereka di sebuah halte bus sekitar pukul 7.45 pagi.

Tiga dari mereka yang terluka dikatakan dalam kondisi kritis, sementara 13 anak-anak lainnya mengalami cedera biasa yang tidak mengancam nyawanya.

Polisi menemukan dua pisau di tempat kejadian. Identifikasi dan motif tersangka untuk serangan itu masih belum diketahui.
[ads-post]
Seorang saksi mengatakan kepada NHK: “Saya mendengar teriakan, lalu saya melihat seorang pria berdiri dengan pisau di masing-masing tangannya. Kemudian dia jatuh ke tanah.

Mengutip dari keterangan polisi, NHK melaporkan bahwa seorang sopir bus mengatakan kepada petugas bahwa seorang pria memegang pisau di setiap tangannya kemudian  berjalan ke arah bus dan mulai menyerang anak-anak tersebut.

Tayangan televisi menunjukkan pekerja darurat memberikan pertolongan pertama kepada para korban di dalam tenda oranye yang didirikan di dekat tempat kejadian, dan polisi serta pejabat lainnya membawa yang terluka ke ambulans.

Baca Juga : BMI Asal Ciamis Meninggal Dunia Setelah Apartemen Yang ditinggalinya Kebakaran

Beberapa media Jepang melaporkan setidaknya tiga korban dinyatakan meninggal dunia, sementara beberapa mengatakan dua orang telah meninggal dunia.
Sampai berita ini diturunkan ,belum jelas berapa banyak korban yang terbunuh akibat insiden berdarah tersebut.

Presiden AS Donald Trump, yang melakukan kunjungan resmi ke Jepang bersama ibu negara Melania, menyampaikan belasungkawa kepada para korban.

Baca Juga : Pria Warga Hong Kong Meninggal Dunia Saat Menyelam di Okinawa ,Jepang

Atas nama ibu negara dan saya sendiri, saya ingin meluangkan waktu sejenak untuk mengirimkan doa dan simpati kami kepada para korban serangan penikaman pagi ini di Tokyo.“katanya.

“Semua orang Amerika mendukung rakyat Jepang dan berduka untuk para korban dan keluarga mereka.“imbuhnya.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
scattered clouds
25.8 ° C
28.9 °
22.8 °
65 %
5.1kmh
40 %
Tue
25 °
Wed
26 °
Thu
25 °
Fri
24 °
Sat
25 °
- Advertisement -

Latest News

Gangguan Transportasi Terus Berlanjut dan Menyebar diseluruh Hong Kong Untuk Menunjukan Kemarahan Setelah Seorang Pengunjuk Rasa Kritis Akibat di Tembak Polisi

Gangguan transportasi diperkirakan akan bertahan di seluruh Hong Kong pada hari Senin (11 november 2019) ketika pengunjuk rasa yang...

Pria di Ma On Shan Dalam Kondisi Kritis Setelah...

Sebuah video klip mengerikan beredar luas di media sosial pada hari Senin (11 november 2019) sekitar pukul 12:53 siang menunjukkan seorang pria dibakar menyusul...

Satu Pengunjuk Rasa Ambruk Berlumuran Darah Setelah ditembak Polisi...

Setidaknya satu lagi pengunjuk rasa ditembak oleh Polisi dalam jarak dekat di Sai Wan Ho pada Senin(11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa di...

Pendaftaran CPNS Telah dibuka Hari Ini, Berikut Persyaratan dan...

Pendaftaran dan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka hari ini, Senin (11november 2019). Berdasarkan surat pengumuman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi...

Jadi Sasaran Aksi Protes, Banyak Jalan dan Transportasi Kereta...

Beberapa jalur MTR lumpuh pada Senin (11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa anti-pemerintah mengganggu layanan kereta api dan jalan di seluruh wilayah untuk...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -