25.8 C
Hong Kong
Tuesday, November 12, 2019

Berstatus Overstayer dan Bekerja Secara Ilegal,165 Warga Indonesia dan Vietnam ditangkap Petugas Imigrasi

Baca juga

Sebuah video klip mengerikan beredar luas di media sosial pada hari Senin (11 november 2019) sekitar pukul 12:53 siang...
Sekelompok Warga Hong Kong bergabung dengan banyak gerombolan flash di seluruh kota pada hari ini, Jum'at (8 november 2019)...
Pendaftaran dan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka hari ini, Senin (11november 2019). Berdasarkan surat pengumuman Kementerian Pendayagunaan...
- Advertisement -
Berstatus Overstayer dan Bekerja Secara Ilegal,165 Warga Indonesia dan Vietnam ditangkap Petugas Imigrasi
Beberapa Petugas Imigrasi saat melakukan sidak dan penangkapan.photo:NIA

Sebanyak 165 warga negara asing,yang mayoritas  adalah warga Vietnam dan Warga Negara Indonesia, ditangkap pada hari Sabtu  (25 mei ) oleh Badan Imigrasi Nasional (NIA) dalam kegiatan rutin yaitu melakukan penyisiran nasional yang dilakukan  untuk menekan pekerja asing ilegal dan orang-orang yang tidak memperpanjang visa atau izin tinggal mereka di Taiwan.

Penggerebekan dilakukan oleh 487 petugas penegak hukum di Taiwan di tempat-tempat seperti lokasi konstruksi, toko, restoran, dan rumah bordil.
[ads-post]
Menurut NIA, 74 orang ditangkap karena memperpanjang masa berlaku visa mereka, sementara 91 orang ditahan karena bekerja secara ilegal di Taiwan.

Mayoritas dari mereka adalah orang Vietnam dan Indonesia,” kata NIA.

Dikutip dari Focustaiwan,tindakan tegas itu akan berlanjut sampai akhir Juni, menurut kepala NIA Chiu Feng-kuang (邱豐光), yang meminta warga asing yang tinggal di luar negeri untuk menyerahkan diri secepat mungkin.

Baca Juga : Tusuk Belakang kepala Temannya Sampai Meninggal Dunia Saat Mabuk Berat,BMI Taiwan Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Menurut NIA, program sukarela enam bulan telah dibuka pada 1 Januari untuk pengunjung yang tinggal di Taiwan terlalu lama tanpa memperpanjang Visa atau izin tinggal mereka.

Di bawah program ini, orang asing yang tinggal terlalu lama yang menyerah secara sukarela akan menerima pengurangan hukuman – tanpa penahanan, denda maksimum tinggal melebihi batas waktu NT $ 2.000 (Rp.913,350) dan larangan masuk kembali ke Taiwan untuk jangka waktu yang pendek.

Namun, mereka yang ditangkap akan menghadapi hukuman lebih berat, termasuk denda hingga NT $ 10.000 dan larangan masuk kembali ke Taiwan (Blacklist ), menurut NIA.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
scattered clouds
25.8 ° C
28.9 °
22.8 °
65 %
5.1kmh
40 %
Tue
25 °
Wed
26 °
Thu
25 °
Fri
24 °
Sat
25 °
- Advertisement -

Latest News

Gangguan Transportasi Terus Berlanjut dan Menyebar diseluruh Hong Kong Untuk Menunjukan Kemarahan Setelah Seorang Pengunjuk Rasa Kritis Akibat di Tembak Polisi

Gangguan transportasi diperkirakan akan bertahan di seluruh Hong Kong pada hari Senin (11 november 2019) ketika pengunjuk rasa yang...

Pria di Ma On Shan Dalam Kondisi Kritis Setelah...

Sebuah video klip mengerikan beredar luas di media sosial pada hari Senin (11 november 2019) sekitar pukul 12:53 siang menunjukkan seorang pria dibakar menyusul...

Satu Pengunjuk Rasa Ambruk Berlumuran Darah Setelah ditembak Polisi...

Setidaknya satu lagi pengunjuk rasa ditembak oleh Polisi dalam jarak dekat di Sai Wan Ho pada Senin(11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa di...

Pendaftaran CPNS Telah dibuka Hari Ini, Berikut Persyaratan dan...

Pendaftaran dan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka hari ini, Senin (11november 2019). Berdasarkan surat pengumuman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi...

Jadi Sasaran Aksi Protes, Banyak Jalan dan Transportasi Kereta...

Beberapa jalur MTR lumpuh pada Senin (11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa anti-pemerintah mengganggu layanan kereta api dan jalan di seluruh wilayah untuk...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -