25.7 C
Hong Kong
Friday, November 22, 2019

TKI Asal NTT Meninggal Dunia Setelah diterkam Buaya Saat Mencari Ikan

Baca juga

pada Senin (18 november 2019) dini hari, masih ada beberapa kerusuhan di berbagai tempat di Mong Kok hingga Yau...
Tingkat pengangguran di Hong Kong telah mencapai level tertinggi sejak tahun 2017, yaitu menembus angka 3 persen, dilansir dari...
Kecelakaan Bus terjadi di Kowloon Bay. Sekitar pukul 6:40 malam ini, Sabtu (16 November 2019), sebuah Bus KMB dengan nomor...
- Advertisement -
TKI Asal NTT Meninggal Dunia Setelah diterkam Buaya Saat Mencari Ikan
Photo ILUSTRASI /Buaya/Google images

Seorang Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) asal Nusa Tenggara Timur ( NTT) meninggal dunia akibat diterkam buaya di Malaysia.

TKI yang diketahui bernama Stephen Tolok  diterkam buaya saat hendak menjala ikan di kolam.

Menurut keterangan Kepala BP3TKI Kupang, Siwa ,insiden itu bermula ketika Stephen dan beberapa rekannya, bermaksud menjala ikan dalam kolam di area ladang FGV Lahad Datu di daerah perladangan kelapa sawit Felda Shabat 41 Lahad Datu Negeri Sabah, Malaysia.

Namun, ketika mereka tengah asyik mencari ikan,jalannya tersangkut, sehingga membuat stephen turun kedalam kolam.
[ads-post]
Namun siapa sangka , ketika Stephen turun , seketika tubuhnya disambar dan ditarik oleh seekor Buaya yang menghuni kolam tersebut.

Saat sedang asyik mencari ikan, jalanya tersangkut, sehingga Stephen turun ke dalam kolam,“ungkap Siwa kepada Kompas, Selasa (21 mei) malam.

Kejadian itu kata Siwa, berlangsung pada 16 Mei 2019, sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Kini Jenazah Stephen telah tiba di kampungnya di Desa Kalembu Weri, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

Siwa mengatakan, jenazah Stephen tiba Kamis (23 mei ), setelah diterbangkan dari Kupang dengan pesawat NAM Air.

Jenazah Stephen tiba di Kupang tadi malam dan sempat disemayamkan di Rumah Sakit Umum WZ Johannes Kupang” ungkap Siwa.

Pihak keluarga dari Sumba Barat Daya, sempat menjemput jenazah di Bandara El Tari Kupang.

Pihaknya lanjut Siwa, sempat berkoordinasi dengan Dinas Nakertrans Kabupaten Sumba Barat Daya, untuk proses pemulangan jenazah.

Sementara itu kata Siwa, untuk status Stephen tidak terdata di BP3TKI, atau merupakan TKI ilegal.

Kredit:Kompas[dot]com

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
clear sky
25.7 ° C
27.2 °
25 °
41 %
3.1kmh
0 %
Fri
25 °
Sat
25 °
Sun
26 °
Mon
27 °
Tue
24 °
- Advertisement -

Latest News

Pria Indonesia di Korea di Tangkap Polisi Setelah Coba Memperkosa Seorang Wanita di Toilet Bandara Internasional Inchoen

Polisi Korea Selatan meminta surat perintah penangkapan pada hari Kamis (21 november 2019) untuk seorang pria Indonesia dengan tuduhan...

Gaji TKI di Korea Selatan Capai Rp.30 Juta perbulan,...

Bekerja ke Negeri Gingseng, Korea Selatan nyatanya masih menjadi primadona bagi Calon Tenaga Kerja, terutama dari Indonesia. Bagaimana tidak, dinegara para Bintang K-Pop dan K-drama...

Dibawah Tekanan Aksi Protes Berkelanjutan, Tingkat Pengangguran di Hong...

Tingkat pengangguran di Hong Kong telah mencapai level tertinggi sejak tahun 2017, yaitu menembus angka 3 persen, dilansir dari media lokal RTHK. Berita terbaru untuk...

Kabar Gembira, Warga di Hong Kong Kini Bebas Dalam...

Pemerintah mengatakan pada Senin (18 november 2019) sore bahwa larangan menggunakan Masker atau Topeng yang diberlakukan di bawah kekuasaan darurat tidak akan lagi ditegakkan,...

Sepasang Petani diserang Babi Hutan Saat Panen Sawit, Suami...

Nasib Na'as dialami oleh sepasang suami - istri di Pendopo, Empat Lawang, Sumatera Selatan. Sang suami Tewas menggenaskan dengan tubuh penuh luka karena diserang babi...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -