25.7 C
Hong Kong
Friday, November 22, 2019

Polisi Tangkap 257 Orang dan Buru Penyandang Dana Pelaku Kerusuhan Massa 21-22 Mei

Baca juga

Beberapa hari terakhir media sosial dikalangan Buruh Migran Indonesia (BMI) di hebohkan dengan postingan tentang Rika Puspita , seorang...
Kecelakaan Bus terjadi di Kowloon Bay. Sekitar pukul 6:40 malam ini, Sabtu (16 November 2019), sebuah Bus KMB dengan nomor...
Tingkat pengangguran di Hong Kong telah mencapai level tertinggi sejak tahun 2017, yaitu menembus angka 3 persen, dilansir dari...
- Advertisement -
Polisi Tangkap 257 Orang dan Buru Penyandang Dana Pelaku Kerusuhan Massa 21-22 Mei
Kerusuhan 21-2 mei di Sipli. photo:CNBC

Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers mengungkap tersangka dan barang bukti terkait kerusuhan Demo 21 dan 22 Mei 2019, Jakarta, Rabu (22/5) malam.

Dikutip dari cnnindonesia,pihaknya tengah memburu oknum penyandang dana untuk pelaku kerusuhan 21 dan 22 Mei 2019.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono setelah polisi mengamankan ratusan orang dalam kerusuhan yang bermula di depan Gedung Bawaslu RI pada Selasa (21/5) malam hingga Rabu (22/5) di Petamburan, Tanah Abang, dan Slipi.

Dalam penangkapan para tersangka itu, kata Argo, polisi pun mengamankan sejumlah barang bukti senjata termasuk amplop-amplop berisi uang.
Amplop-amplop tersebut ditengarai menjadi dana operasional untuk para pelaku kerusuhan yang menyebabkan banyak kerugian hingga nyawa melayang.
[ads-post]
Ada uang yang masuk di amplop ada nama-nama ya, amplop-amplop ini buat siapa. Berisi uang semuanya,” ujar Argo dalam Jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/5) malam.

Menurut penuturan argo berdasarkan pengakuan para pelaku yang telah jadi tersangka, mereka mengaku mendapatkan perintah atau instruksi dari seseorang. Para pelaku umumnya berasal dari luar Jakarta. Para tersangka yang berasal dari luar Jakarta itu di antaranya diketahui datang ke Sunda Kelapa, Jakarta, dan bertemu beberapa orang yang diduga menjadi pemberi instruksi.

Baca juga :Demo 22 Mei : Tanah Abang Lumpuh Total,Pedagang Merana

Sedang kita cari, kita gali siapa orang yang ditemuinya dan merencanakan menyerang Asrama Polisi di Petamburan,” kata Argo.

Seperti diberitakan media lokal setempat,Polda Metro Jaya telah berhasil menetapkan 257 tersangka dalam kasus kerusuhan Demo 22 Mei 2019 yang berawal dari depan Gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/5) malam.

Para tersangka yang diamankan antara lain dari depan Kantor Bawaslu,yaitu  sebanyak 75 orang, Petamburan 156 tersangka, dan Gambir 29 tersangka.

Di Bawaslu kenapa dilakukan penangkapan karena melawan petugas yang sedang bertugas, kemudian juga melakukan perusakan. Selanjutnya di Petamburan karena pembakaran mobil dan asrama, di Gambir penyerangan asmara dan Polsek Gambir,” ujar Argo.

Saat ini polisi memberlakukan Siaga 1 di Jakarta menyikapi hasil rekapitulasi suara nasional Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

(gst/kid/cnnindonesia)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
clear sky
25.7 ° C
27.2 °
25 °
41 %
3.1kmh
0 %
Fri
25 °
Sat
25 °
Sun
26 °
Mon
27 °
Tue
24 °
- Advertisement -

Latest News

Pria Indonesia di Korea di Tangkap Polisi Setelah Coba Memperkosa Seorang Wanita di Toilet Bandara Internasional Inchoen

Polisi Korea Selatan meminta surat perintah penangkapan pada hari Kamis (21 november 2019) untuk seorang pria Indonesia dengan tuduhan...

Gaji TKI di Korea Selatan Capai Rp.30 Juta perbulan,...

Bekerja ke Negeri Gingseng, Korea Selatan nyatanya masih menjadi primadona bagi Calon Tenaga Kerja, terutama dari Indonesia. Bagaimana tidak, dinegara para Bintang K-Pop dan K-drama...

Dibawah Tekanan Aksi Protes Berkelanjutan, Tingkat Pengangguran di Hong...

Tingkat pengangguran di Hong Kong telah mencapai level tertinggi sejak tahun 2017, yaitu menembus angka 3 persen, dilansir dari media lokal RTHK. Berita terbaru untuk...

Kabar Gembira, Warga di Hong Kong Kini Bebas Dalam...

Pemerintah mengatakan pada Senin (18 november 2019) sore bahwa larangan menggunakan Masker atau Topeng yang diberlakukan di bawah kekuasaan darurat tidak akan lagi ditegakkan,...

Sepasang Petani diserang Babi Hutan Saat Panen Sawit, Suami...

Nasib Na'as dialami oleh sepasang suami - istri di Pendopo, Empat Lawang, Sumatera Selatan. Sang suami Tewas menggenaskan dengan tubuh penuh luka karena diserang babi...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -