25.7 C
Hong Kong
Friday, November 22, 2019

Foto Pasangan Gay Muncul dalam Iklan Cathay Pacific Airlines Tuai Kontroversi di Hong Kong

Baca juga

Puluhan tentara PLA ( People Liberation's Army) atau Tentara dari China tiba-tiba muncul tanpa peringatan di jalan-jalan Kowloon Tong...
pada Senin (18 november 2019) dini hari, masih ada beberapa kerusuhan di berbagai tempat di Mong Kok hingga Yau...
Polisi Korea Selatan meminta surat perintah penangkapan pada hari Kamis (21 november 2019) untuk seorang pria Indonesia dengan tuduhan...
- Advertisement -
Foto Pasangan Gay Muncul dalam Iklan Cathay Pacific Airlines Tuai Kontroversi di Hong Kong
Photo Pasangan Gay yang muncul dalam iklan Cathay Pacific/SCMP

Hanya beberapa hari setelah Taiwan menjadi negara pertama di Asia yang melegalkan pernikahan sesama jenis (LGBT), sebuah kehebohan terjadi di Hong Kong tentang larangan nyata pada gambar bertema gay dalam kampanye promosi besar-besaran baru untuk maskapai penerbangan Cathay pacific  di Hong Kong.

Cathay Pacific meluncurkan serangkaian foto untuk menekankan penggantian slogan “Life Well Traveled” dan “Move Beyond.”

Sementara slogan itu pertama kali dikritik sebagai tidak etis karena foto yang dipajang adalah dua pria berjas berjalan bersama-sama dan bergandengan tangan di sepanjang pantai dengan tagline “Move Beyond Labels” yang menyebabkan keributan.

Baca Juga : Pesawat Cathay Pacific dengan Nomor Penerbangan CX360 Tersambar Petir

Sistem kereta bawah tanah Hong Kong (MTR), dan bandara International Hong Kong, salah satu pusat transit utama di dunia, dilaporkan melarang gambar dari papan iklan mereka. Keputusan yang jelas memicu kemarahan luas, dengan para kritikus menunjukkan pernyataan perusahaan yang mendukung keberagaman.

Serangan itu mengarah ke kampanye oleh kelompok hak-hak gay Big Love Alliance mendorong pasangan sesama jenis untuk mengambil gambar diri mereka sendiri, sebuah langkah yang juga diikuti oleh selebriti di komunitas.

Setelah protes itu, MTR tampaknya mengalihkan tanggung jawab kepada agensi yang menangani iklannya, JCDecaux of France,seperti dilaporkan oleh media berbahasa Inggris di Hong Kong, South China Morning Post.
[ads-post]
Perusahaan tersebut menyebutkan klausul dalam kontraknya dengan MTR yang merujuk pada subjek yang berpotensi kontroversial atau ofensif.

Operator bandara mengatakan foto dengan pasangan pria itu bukan di antara yang telah diajukan untuk papan iklan di bandara.

Sementara itu, Cathay Pacific, tidak secara langsung mengomentari keributan, tetapi menekankan keragaman staf dan penumpangnya serta kebijakan inklusi sendiri. Selama pertemuan tentang kampanye rebranding-nya, maskapai ini dilaporkan memberi tahu personel bahwa salah satu pesan utama adalah “terbang dengan bangga untuk sekutu komunitas LGBT kami,” lapor South China Morning Post.

Terlepas dari semua penjelasan yang menghadapi serangan balasan, pada akhirnya, tidak ada yang bisa mengatakan apakah dan kapan iklan akan muncul di stasiun MTR dan di Bandara Hong Kong.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
clear sky
25.7 ° C
27.2 °
25 °
41 %
3.1kmh
0 %
Fri
25 °
Sat
25 °
Sun
26 °
Mon
27 °
Tue
24 °
- Advertisement -

Latest News

Pria Indonesia di Korea di Tangkap Polisi Setelah Coba Memperkosa Seorang Wanita di Toilet Bandara Internasional Inchoen

Polisi Korea Selatan meminta surat perintah penangkapan pada hari Kamis (21 november 2019) untuk seorang pria Indonesia dengan tuduhan...

Gaji TKI di Korea Selatan Capai Rp.30 Juta perbulan,...

Bekerja ke Negeri Gingseng, Korea Selatan nyatanya masih menjadi primadona bagi Calon Tenaga Kerja, terutama dari Indonesia. Bagaimana tidak, dinegara para Bintang K-Pop dan K-drama...

Dibawah Tekanan Aksi Protes Berkelanjutan, Tingkat Pengangguran di Hong...

Tingkat pengangguran di Hong Kong telah mencapai level tertinggi sejak tahun 2017, yaitu menembus angka 3 persen, dilansir dari media lokal RTHK. Berita terbaru untuk...

Kabar Gembira, Warga di Hong Kong Kini Bebas Dalam...

Pemerintah mengatakan pada Senin (18 november 2019) sore bahwa larangan menggunakan Masker atau Topeng yang diberlakukan di bawah kekuasaan darurat tidak akan lagi ditegakkan,...

Sepasang Petani diserang Babi Hutan Saat Panen Sawit, Suami...

Nasib Na'as dialami oleh sepasang suami - istri di Pendopo, Empat Lawang, Sumatera Selatan. Sang suami Tewas menggenaskan dengan tubuh penuh luka karena diserang babi...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -