25.7 C
Hong Kong
Friday, November 22, 2019

Tusuk Belakang kepala Temannya Sampai Meninggal Dunia Saat Mabuk Berat,BMI Taiwan Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Baca juga

Nasib Na'as dialami oleh sepasang suami - istri di Pendopo, Empat Lawang, Sumatera Selatan. Sang suami Tewas menggenaskan dengan tubuh...
Bekerja ke Negeri Gingseng, Korea Selatan nyatanya masih menjadi primadona bagi Calon Tenaga Kerja, terutama dari Indonesia. Bagaimana tidak, dinegara...
Puluhan tentara PLA ( People Liberation's Army) atau Tentara dari China tiba-tiba muncul tanpa peringatan di jalan-jalan Kowloon Tong...
- Advertisement -
BMI Taiwan Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup
Vicky saat ditangkap Polisi Taiwan. doc/CNA

Seorang Tenaga kerja Indonesia (TKI) atau Buruh Migran Indonesia (BI) yang menikam dan membunuh sesama BMI  dalam perkelahian karena mabuk yang terjadi di Taiwan tengah Desember lalu didakwa melakukan pembunuhan ,Selasa(21 mei) lalu, seperti diberitakan oleh Focustaiwan.

Menurut Kantor Kejaksaan Distrik Taichung, insiden itu terjadi di tempat peristirahatan tepi jalan bagi para Buruh Migran pada malam 25 Desember di daerah Lishan, Distrik Heping, Taichung.

Dari rekaman kamera pengintai (CCTV ) menunjukkan dua Buruh migran Indonesia tersebut minum-minuman keras dengan beberapa rekannya, ketika terjadi pertengkaran, yang menyebabkan perselisihan di mana terdakwa yang diidentifikasi  bernama Vicky, menikam seorang temannya yang diketahui bernama Ramadhan atau Ali di belakang kepala dengan sebuah pisau.

Teman-temannya yang lain kemudian memanggil ambulans untuk meminta bantuan, namun Ramadhan dinyatakan meninggal dunia karena kehilangan banyak darah dalam perjalanan ke rumah sakit.
[ads0post]
Vicky segera melarikan diri dari tempat kejadian, tetapi para penyelidik menangkapnya seminggu kemudian pada 4 Januari saat ia bersembunyi di pelabuhan perikanan di Budai Chiayi, yang tampaknya ia berniat pergi dari Taiwan secara ilegal.

BMI berusia 28 tahun itu mengakui kepada jaksa penuntut bahwa ia menikam korban karena marah setelah dituduh mencuri skuternya.

Berdasarkan bukti yang dikumpulkan di tempat kejadian dan laporan saksi mata, jaksa Taichung pada hari Selasa menuntut Vicky dengan pembunuhan.
Menurut KUHP Taiwan, mereka yang dinyatakan bersalah atas pembunuhan dapat menghadapi hukuman mati, hukuman penjara seumur hidup di penjara, atau hukuman penjara minimal 10 tahun.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
clear sky
25.7 ° C
27.2 °
25 °
41 %
3.1kmh
0 %
Fri
25 °
Sat
25 °
Sun
26 °
Mon
27 °
Tue
24 °
- Advertisement -

Latest News

Pria Indonesia di Korea di Tangkap Polisi Setelah Coba Memperkosa Seorang Wanita di Toilet Bandara Internasional Inchoen

Polisi Korea Selatan meminta surat perintah penangkapan pada hari Kamis (21 november 2019) untuk seorang pria Indonesia dengan tuduhan...

Gaji TKI di Korea Selatan Capai Rp.30 Juta perbulan,...

Bekerja ke Negeri Gingseng, Korea Selatan nyatanya masih menjadi primadona bagi Calon Tenaga Kerja, terutama dari Indonesia. Bagaimana tidak, dinegara para Bintang K-Pop dan K-drama...

Dibawah Tekanan Aksi Protes Berkelanjutan, Tingkat Pengangguran di Hong...

Tingkat pengangguran di Hong Kong telah mencapai level tertinggi sejak tahun 2017, yaitu menembus angka 3 persen, dilansir dari media lokal RTHK. Berita terbaru untuk...

Kabar Gembira, Warga di Hong Kong Kini Bebas Dalam...

Pemerintah mengatakan pada Senin (18 november 2019) sore bahwa larangan menggunakan Masker atau Topeng yang diberlakukan di bawah kekuasaan darurat tidak akan lagi ditegakkan,...

Sepasang Petani diserang Babi Hutan Saat Panen Sawit, Suami...

Nasib Na'as dialami oleh sepasang suami - istri di Pendopo, Empat Lawang, Sumatera Selatan. Sang suami Tewas menggenaskan dengan tubuh penuh luka karena diserang babi...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -