25.8 C
Hong Kong
Tuesday, November 12, 2019

Para Pelaku Penyiraman Air Mendidih pada Eka diciduk Polisi dan ditetapkan sebagai Tersangka

Baca juga

Berpikir bahwa pembantu rumah tangganya tertidur, seorang majikan pria di Singapura diam-diam melakukan pelecehan seksual kepada pembantunya. Tetapi pembantu rumah...
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan yang terpeleset dan terjatuh dari lantai 11 saat razia imigrasi dan koma menunjukkan...
Seorang wanita berusia 30 tahun yang diyakini merupakan Pekerja Rumah tangga di Singapura meninggal dunia akibat kecelakaan di sepanjang...
- Advertisement -
Para Pelaku Penyiraman Air Mendidih pada Eka diciduk Polisi dan ditetapkan sebagai Tersangka
Para pelaku saat diciduk Polisi(kanan) dan Kondisi punggung Eka setelah disiram air panas oleh para pelaku

Polisi menetapkan Desak Made Wiratiningsih dan Kadek Erik Diantara menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap Eka Febriyanti (21), seorang pembantu rumah Tangga( PRT) asal Jember.

Majikan dan satpamnya itu ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan dengan cara menyiramkan dua panci berisi air mendidih kepada Eka pada 7 Mei lalu,seperti dilansir dari Merdekacom.

Iya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan (Polda Bali),” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum), Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan saat dikonfirmasi, Kamis (16/5).

Andi Fairan mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menemukan dua alat bukti Kekerasan dalam rumah Tangga (KDRT).

Iya ,itu dari keterangan ahli dan visum,” ujar Andi Fairan.
[ads-post]
Dia meluruskan bahwa jika kasus tersebut berawal dari laporan korban Eka Febriyanti ke SPKT Polda Bali bersama kuasa hukumnya Supriyono, pada Rabu (15/5) kemarin.

Dalam laporan tersebut, Eka Febriyanti yang merupakan ART yang berkerja di rumah tersangka Desak Made Wiratiningsih melaporkan mendapatkan penganiayaan oleh majikannya , Santi Yuni Astuti yang merupakan adik korban dan sekaligus pembantu juga di sana serta Kadek Erik Diantara yang merupakan satpam.

Awalnya laporannya seperti itu, kemudian semalam berdasarkan laporan tersebut kita melakukan penangkapan kepada yang ketiga terlapor ini setelah itu kita dalami,” ujar dia.

Namun, saat diselidiki bahwa Santi Yuni Astuti yang merupakan adik tiri korban Eka Febriyanti ternyata ikut melakukan penyiraman kepada kakaknya sendiri, karena diacam oleh majikannya yakni Desak Made Wiratiningsih. Santi ternyata juga adalah korban penganiayaan dari majikannya.

Sementara Kadek Erik Diantara yang merupakan satpam di rumah itu memang sengaja melakukan itu tanpa ada tekanan dan bekerjasama melakukan penganiayaan kepada korban.

Ternyata santi adik tirinya korban ini setelah kita cek juga ternyata dia sebagai korban penganiayaan yang dilakukan oleh majikannya,” kata dia.

Menurut dia, dari hasil penyelidikan Santi juga pernah disiram air panas dan juga pernah di bakar dengan korek api dan rambutnya di potong oleh majikannya. Kedua kakak-beradik ini bekerja di tempat tersangka sejak 7 bulan yang lalu.

Dia (Santi) melakukan itu karena takut apabila dia tidak menyiram kakaknya dia juga akan disiram. Jadi melakukan itu dibawah ancaman atau tekanan. Sehingga dia melakukan itu,” jelasnya.

Kami jadikan dua korban, yang pertama korba Eka kita rawat di rumah Sakit Bhayangkara dan mendapatkan perlindungan sementara polri. Sedangkan, Santi sendiri juga sedang diadakan pengobatan tapi kita tidak rawat karena memang bekas-bekas luka disiram air (panas) dan kemudian di bakar masih ada di dalam tubuh korban,” ujar Kombes Pol Andi Fairan.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
scattered clouds
25.8 ° C
28.9 °
22.8 °
65 %
5.1kmh
40 %
Tue
25 °
Wed
26 °
Thu
25 °
Fri
24 °
Sat
25 °
- Advertisement -

Latest News

Gangguan Transportasi Terus Berlanjut dan Menyebar diseluruh Hong Kong Untuk Menunjukan Kemarahan Setelah Seorang Pengunjuk Rasa Kritis Akibat di Tembak Polisi

Gangguan transportasi diperkirakan akan bertahan di seluruh Hong Kong pada hari Senin (11 november 2019) ketika pengunjuk rasa yang...

Pria di Ma On Shan Dalam Kondisi Kritis Setelah...

Sebuah video klip mengerikan beredar luas di media sosial pada hari Senin (11 november 2019) sekitar pukul 12:53 siang menunjukkan seorang pria dibakar menyusul...

Satu Pengunjuk Rasa Ambruk Berlumuran Darah Setelah ditembak Polisi...

Setidaknya satu lagi pengunjuk rasa ditembak oleh Polisi dalam jarak dekat di Sai Wan Ho pada Senin(11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa di...

Pendaftaran CPNS Telah dibuka Hari Ini, Berikut Persyaratan dan...

Pendaftaran dan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka hari ini, Senin (11november 2019). Berdasarkan surat pengumuman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi...

Jadi Sasaran Aksi Protes, Banyak Jalan dan Transportasi Kereta...

Beberapa jalur MTR lumpuh pada Senin (11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa anti-pemerintah mengganggu layanan kereta api dan jalan di seluruh wilayah untuk...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -