25.8 C
Hong Kong
Tuesday, November 12, 2019

BMI di Penjara Setelah Selingkuh dengan Suami Majikan Namun Beri Laporan Palsu ke Polisi Bahwa ia diperkosa

Baca juga

Insiden terjadi di Stasiun MTR East Rail Line. Sekitar pukul 4 sore hari ini, Jum'at (8 november), seorang wanita tiba-tiba...
Selama enam hari seminggu, ketiga perempuan itu bekerja sebagai pekerja rumah tangga di rumah-rumah di Singapura. Tetapi di waktu...
Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Bojonegoro, Jawa Timur, pada hari Sabtu (9 november 2019). Sedikitnya puluhan pohon di...
- Advertisement -
BMI di Penjara Setelah Selingkuh dengan Suami Majikan Namun Beri Laporan Palsu ke Polisi Bahwa ia diperkosa
ILUSTRASI/Pixabay

Seorang Buruh Migran Indonesia yang menjadi selingkuhan suami majikannya dan melakukan hubungan intim dengannya pada dua kesempatan kemudian berbohong kepada polisi dan mengklaim bahwa suami majikannya itu telah memperkosanya.

Pengadilan mendengar bahwa Buruh Migran Indonesia ( BMI) yang bekerja Pembantu Rumah Tangga bernama Sumaini sengaja membuat tuduhan palsu dengan harapan hal itu akan membantunya kembali ke Indonesia .

Dikutip dari The Straitstimes, BMI berusia  29 tahun itu dijatuhi hukuman penjara 14 hari pada hari Rabu (15 Mei) kemarin setelah mengakui bahwa ia telah memberikan informasi palsu kepada seorang petugas polisi yang menangani pada Cabang Kejahatan Seksual Serius dari Departemen Investigasi Kriminal.
[ads-post]
Wakil Jaksa Penuntut Umum Gregory Gan mengatakan bahwa majikannya telah melapor ke polisi pada 7 Februari lalu, dan menyatakan bahwa Sumaini telah “dilecehkan secara seksual”oleh suaminya.

Wanita itu menemani Sumaini ke Kompleks Cantonment Polisi untuk wawancara, dan BMI itu mengatakan kepada seorang polisi sekitar pukul 6 sore bahwa suami majikannya telah memperkosanya pada 15 Januari lalu.

Petugas menangkap suami majikannya itu sekitar 45 menit kemudian dan dia dibawa ke penjara di kompleks itu.

DPP mengatakan bahwa setelah merekam pernyataan Sumaini, polisi itu memeriksa ponselnya dan menemukan pesan teks yang dipertukarkan di Facebook Messenger antara BMI dan suami majikannya.

Pesan-pesan ini termasuk satu dari Sumaini yang menyatakan bahwa dia merindukan pria itu, dan menyarankan bahwa mereka sedang menjalin hubungan.

Polisi itu mengkonfrontasi Sumaini dengan pesan-pesan itu dan akhirnya dia mengaku sekitar jam 10 malam. Pria itu dibebaskan sekitar satu jam kemudian.

DPP mengatakan kepada Hakim Distrik Luke Tan: “Terdakwa mengakui bahwa dia memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya setelah dihadapkan dengan pesan Facebook miliknya.

Dia mengatakan bahwa dia berbohong tentang tuduhan pemerkosaan karena dia ingin kembali ke Indonesia tetapi (istri pria itu) menolak untuk mengizinkannya melakukan itu.“katanya.

Pada hari Rabu, DPP Gan mendesak hakim untuk menghukum Sumaini antara 10 hari dan dua minggu penjara, menekankan bahwa seorang pria yang tidak bersalah harus menghabiskan waktu dalam ruang tahanan karena kebohongannya.

Sumaini mengatakan bahwa dia menyesal dan menyadari kesalahannya.

Karena memberikan informasi palsu kepada polisi, dia bisa dipenjara hingga satu tahun dan didenda hingga $ 5.000.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
scattered clouds
25.8 ° C
28.9 °
22.8 °
65 %
5.1kmh
40 %
Tue
25 °
Wed
26 °
Thu
25 °
Fri
24 °
Sat
25 °
- Advertisement -

Latest News

Gangguan Transportasi Terus Berlanjut dan Menyebar diseluruh Hong Kong Untuk Menunjukan Kemarahan Setelah Seorang Pengunjuk Rasa Kritis Akibat di Tembak Polisi

Gangguan transportasi diperkirakan akan bertahan di seluruh Hong Kong pada hari Senin (11 november 2019) ketika pengunjuk rasa yang...

Pria di Ma On Shan Dalam Kondisi Kritis Setelah...

Sebuah video klip mengerikan beredar luas di media sosial pada hari Senin (11 november 2019) sekitar pukul 12:53 siang menunjukkan seorang pria dibakar menyusul...

Satu Pengunjuk Rasa Ambruk Berlumuran Darah Setelah ditembak Polisi...

Setidaknya satu lagi pengunjuk rasa ditembak oleh Polisi dalam jarak dekat di Sai Wan Ho pada Senin(11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa di...

Pendaftaran CPNS Telah dibuka Hari Ini, Berikut Persyaratan dan...

Pendaftaran dan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka hari ini, Senin (11november 2019). Berdasarkan surat pengumuman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi...

Jadi Sasaran Aksi Protes, Banyak Jalan dan Transportasi Kereta...

Beberapa jalur MTR lumpuh pada Senin (11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa anti-pemerintah mengganggu layanan kereta api dan jalan di seluruh wilayah untuk...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -