25.7 C
Hong Kong
Wednesday, November 13, 2019

Pemuda Pengancam Penggal Kepala Jokowi Terjerat Pasal Makar dan Terancam Hukuman Penjara seumur Hidup

Baca juga

Pendaftaran dan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka hari ini, Senin (11november 2019). Berdasarkan surat pengumuman Kementerian Pendayagunaan...
Seorang wanita berusia 30 tahun yang diyakini merupakan Pekerja Rumah tangga di Singapura meninggal dunia akibat kecelakaan di sepanjang...
Selama enam hari seminggu, ketiga perempuan itu bekerja sebagai pekerja rumah tangga di rumah-rumah di Singapura. Tetapi di waktu...
- Advertisement -
Pemuda Pengancam Penggal Kepala Jokowi Terjerat Pasal Makar
HS saat diringkus Polisi dikediamannya.photo:liputan6

Seorang pemuda bernama Hermawan Susanto atau HS melakukan ancaman pembunuhan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Nada ancaman tersebut diserukan oleh HS yang diketahui berusia 25 tahun itu saat berunjuk rasa di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat ,pada hari Jum’at(10/5) lalu.

Dalam video yang beredar di media sosial ,HS menyerukan ,”Penggal kepala Jokowi.” ketika ia dan ratusan massa berunjuk rasa di depan kantor Bawaslu di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Mereka meminta Bawaslu untuk mengawal BPN yang melaporkan dugaan kecurangan Pilpres 2019.
[ads-post]
Akibat seruannya tersebut yang sempat viral dimedia sosial,HS yang merupakan warga Palmerah, Jakarta Barat sempat kabur dari rumah.
Namun HS berhasil di ciduk di rumah tantenya di kawasan Bogor.

Akibat perbuatannya ,HS dijerat Pasal Makar dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup. Atau pidana penjara sementara paling lama 20 tahun.
Mengetahui hukuman yang berat itu ,HS pun mengaku salah dan khilaf.

Saat ditangkap, pengancam Jokowi itu sedang tertidur pulas.
Walau sempat terkejut, namun HS mengakui perbuatannya.

“Saat ditangkap di rumah budhenya, HS sedang tidur-tiduran. Kita tanyakan keberadaan dan bawa surat mencari Hermawan Susanto. Lalu dia keluar, dia mengakui ‘saya pak Hermawan’. Nangis si kaga ya, cuma dia agak shock ya,” Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
few clouds
25.7 ° C
27.2 °
25 °
54 %
3.6kmh
20 %
Wed
26 °
Thu
25 °
Fri
24 °
Sat
25 °
Sun
24 °
- Advertisement -

Latest News

Gangguan Transportasi Terus Berlanjut dan Menyebar diseluruh Hong Kong Untuk Menunjukan Kemarahan Setelah Seorang Pengunjuk Rasa Kritis Akibat di Tembak Polisi

Gangguan transportasi diperkirakan akan bertahan di seluruh Hong Kong pada hari Senin (11 november 2019) ketika pengunjuk rasa yang...

Pria di Ma On Shan Dalam Kondisi Kritis Setelah...

Sebuah video klip mengerikan beredar luas di media sosial pada hari Senin (11 november 2019) sekitar pukul 12:53 siang menunjukkan seorang pria dibakar menyusul...

Satu Pengunjuk Rasa Ambruk Berlumuran Darah Setelah ditembak Polisi...

Setidaknya satu lagi pengunjuk rasa ditembak oleh Polisi dalam jarak dekat di Sai Wan Ho pada Senin(11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa di...

Pendaftaran CPNS Telah dibuka Hari Ini, Berikut Persyaratan dan...

Pendaftaran dan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka hari ini, Senin (11november 2019). Berdasarkan surat pengumuman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi...

Jadi Sasaran Aksi Protes, Banyak Jalan dan Transportasi Kereta...

Beberapa jalur MTR lumpuh pada Senin (11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa anti-pemerintah mengganggu layanan kereta api dan jalan di seluruh wilayah untuk...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -