25.8 C
Hong Kong
Tuesday, November 12, 2019

Buruh Migran Ini Merasa Terhina Setelah dihukum Oleh Majikannya Dengan Cara diikat ke Pohon

Baca juga

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan yang terpeleset dan terjatuh dari lantai 11 saat razia imigrasi dan koma menunjukkan...
Berpikir bahwa pembantu rumah tangganya tertidur, seorang majikan pria di Singapura diam-diam melakukan pelecehan seksual kepada pembantunya. Tetapi pembantu rumah...
Nasib malang tak dapat dielakkan oleh seorang Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) di Taiwan. Safrudin, TKI asal Nusa Tenggara Barat...
- Advertisement -
Buruh Migran Ini Merasa Terhina Setelah dihukum Oleh Majikannya Dengan Cara diikat  ke Pohon
Baruelo saat diikat ke Pohon oleh majikannya sebagai hukuman/CTVnews

Seorang Buruh Migran asal Filipina diikat ke pohon oleh majikannya di Arab Saudi sebagai hukuman dan telah dipulangkan ke Filipina.

Dikutip dari CTV News, Buruh Migran Filipina atau Overseas Filipino Worker (OFW) bernama  Lovely Acosta Baruelo mendapatkan penghinaan tersebut di ibukota Saudi, Riyadh, pada hari Kamis kemarin.

Sebuah foto pekerja Rumah tangga yang diikat ke pohon diedarkan secara luas di Facebook pada hari yang sama oleh teman sesama Buruh Migran asal Filipina yang bekerja tak jauh dari rumah majikan Baruelo yang meminta bantuan ke perwakilan warga Filipina atas namanya.
[ads-post]
“Departemen Luar Negeri melaporkan bahwa Buruh Migran dipulangkan dari Arab Saudi tiba di Manila pada pukul 8:55 pada 9 Mei 2019,” kata departemen pemerintah dalam sebuah pernyataannya.

“Kedutaan Besar Filipina di Riyadh melaporkan bahwa kasus Baruelo dirujuk kepada mereka pada 9 Mei dan dia dipulangkan pada hari yang sama.

“OFW Baruelo diduga dihukum oleh majikannya dengan diikat ke pohon.”tambahnya.

Belum diketahui secara pasti apa kesalahan Baruelo sampai majikan menghukumnya seperti itu.

Banyak pekerja Filipina menderita eksploitasi di Negara Timur Tengah tersebut, di mana mereka sering bekerja sebagai staf domestik dan Toko eceran atau sebagai pengasuh anak.

Tahun lalu, Kuwait mengatakan siap bekerja sama dengan Filipina untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan yang dihadapi pekerja Filipina.

Komentar itu muncul sebagai tanggapan atas pengumuman Presiden Filipina Rodrigo Duterte bahwa pekerja Filipina akan secara permanen dilarang pergi ke Kuwait setelah kematian beberapa warganya, termasuk Joanna Demafelis yang berusia 29 tahun.

Menurut data yang ada ,lebih dari 260.000 warga Filipina bekerja di Kuwait.

Awal tahun ini seorang pengusaha Halifax dijatuhi hukuman dua tahun penjara karena mengeksploitasi pekerja asingnya.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
scattered clouds
25.8 ° C
28.9 °
22.8 °
65 %
5.1kmh
40 %
Tue
25 °
Wed
26 °
Thu
25 °
Fri
24 °
Sat
25 °
- Advertisement -

Latest News

Gangguan Transportasi Terus Berlanjut dan Menyebar diseluruh Hong Kong Untuk Menunjukan Kemarahan Setelah Seorang Pengunjuk Rasa Kritis Akibat di Tembak Polisi

Gangguan transportasi diperkirakan akan bertahan di seluruh Hong Kong pada hari Senin (11 november 2019) ketika pengunjuk rasa yang...

Pria di Ma On Shan Dalam Kondisi Kritis Setelah...

Sebuah video klip mengerikan beredar luas di media sosial pada hari Senin (11 november 2019) sekitar pukul 12:53 siang menunjukkan seorang pria dibakar menyusul...

Satu Pengunjuk Rasa Ambruk Berlumuran Darah Setelah ditembak Polisi...

Setidaknya satu lagi pengunjuk rasa ditembak oleh Polisi dalam jarak dekat di Sai Wan Ho pada Senin(11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa di...

Pendaftaran CPNS Telah dibuka Hari Ini, Berikut Persyaratan dan...

Pendaftaran dan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka hari ini, Senin (11november 2019). Berdasarkan surat pengumuman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi...

Jadi Sasaran Aksi Protes, Banyak Jalan dan Transportasi Kereta...

Beberapa jalur MTR lumpuh pada Senin (11 november 2019) pagi ketika pengunjuk rasa anti-pemerintah mengganggu layanan kereta api dan jalan di seluruh wilayah untuk...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -