30.4 C
Hong Kong
Monday, June 1, 2020

Bea Cukai Hong Kong Sita Alcohol Disinfektan Palsu dan menangkap Direktur serta Enam Orang Lainnya

Baca juga

Berbagai sekolah di Hong Kong telah mengeluarkan pernyataan bersama oleh para guru, alumni dan siswa yang menentang diberlakukannya undang-undang keamanan nasional atau national security law di Hong Kong.
Observatory Hong Kong mengeluarkan sinyal peringatan hujan kuning atau Yellow Amber pada pukul 10:25 pagi ini, Sabtu (30 mei 2020), yang mengindikasikan bahwa hujan lebat melebihi 30 mm per jam telah dicatat atau diperkirakan terjadi di wilayah Hong Kong secara merata, dan hujan akan terus berlanjut.
CEO Facebook, Mark Zuckerberg telah meningkatkan kemungkinan platform media sosial dilarang di Hong Kong sehubungan dengan unjuk rasa menentang undang-undang (UU) keamanan nasional baru Beijing untuk Hong Kong SAR.
kartini lasiyohttp://hariankartini.com
Seorang Buruh Migran Indonesia di Hong Kong yang Hobi makan dan jalan-jalan

Bea Cukai Hong Kong menggeledah kantor kelompok farmasi kemarin, Jum’at (21 Feb 2020) dan 20 cabangnya di berbagai distrik di seluruh wilayah itu serta lebih dari 230 tempat ritel dan menyita total 174 botol alkohol desinfektan dengan dugaan deskripsi palsu mengenai komposisi yang terkandung didalamnya.

Seorang direktur dan enam tenaga penjualan farmasi ditangkap.

Bea Cukai meminta anggota masyarakat untuk berhenti menggunakan jenis alkohol desinfektan tersebut. Pedagang juga harus melepas produk tersebut dari rak di tokonya.

Petugas Bea Cukai Hong Kong sebelumnya menerima informasi yang menyatakan penjualan alkohol desinfektan dengan dugaan deskripsi salah tentang komposisi di apotek di Tuen Mun. Petugas bea cukai kemudian dikerahkan untuk tindakan segera untuk menguji-pembelian jenis alkohol desinfektan dalam botol plastik berlabel “75% alcohol” di apotek itu .

Alkohol desinfektan dijual dalam botol plastik berwarna putih berlabel 1 liter dan dijual dengan harga $ 98 per botol.

Sampel dikirim ke Laboratorium Pemerintah untuk menetapkan komposisi dan keamanannya.

Bea Cukai menerima hasil tes pada tanggal hari kamis (20 Feb 2020) yang mengungkapkan bahwa jenis alkohol desinfektan yang bersangkutan terdiri dari kurang dari 0,1% etanol sedangkan kandungan metanolnya mencapai 52%. Tes juga mengungkapkan bahwa volume sebenarnya botol alkohol desinfektan hanya 737 mililiter.

Komposisi alkohol desinfektan berbeda dari deskripsi produk sesuai dengan hasil tes, bertentangan dengan Undang-undang Deskripsi Perdagangan (TDO).

Apa itu Disinfektan?

Disinfektan adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik atau obat untuk membasmi kuman penyakit .
Pengertian lain dari disinfektan adalah senyawa kimia yang bersifat toksik dan memiliki kemampuan membunuh mikroorganisme yang terpapar secara langsung oleh disinfektan.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
overcast clouds
30.4 ° C
31.1 °
29.4 °
69 %
5.7kmh
100 %
Mon
30 °
Tue
29 °
Wed
29 °
Thu
30 °
Fri
30 °
- Advertisement -

Kabar Terbaru

Guru, Siswa dan Alumni dari 10 Sekolah di Hong...

Berbagai sekolah di Hong Kong telah mengeluarkan pernyataan bersama oleh para guru, alumni dan siswa yang menentang diberlakukannya undang-undang keamanan nasional atau national security law di Hong Kong.

Prakiraan Cuaca: Hujan Lebat Guyur Hong Kong, Observatory Keluarkan...

Observatory Hong Kong mengeluarkan sinyal peringatan hujan kuning atau Yellow Amber pada pukul 10:25 pagi ini, Sabtu (30 mei 2020), yang mengindikasikan bahwa hujan lebat melebihi 30 mm per jam telah dicatat atau diperkirakan terjadi di wilayah Hong Kong secara merata, dan hujan akan terus berlanjut.

Terkait new national security law, Mark Zuckerberg Khawatir Platform...

CEO Facebook, Mark Zuckerberg telah meningkatkan kemungkinan platform media sosial dilarang di Hong Kong sehubungan dengan unjuk rasa menentang undang-undang (UU) keamanan nasional baru Beijing untuk Hong Kong SAR.

Seorang Wanita Keracunan Setelah Makan Jamur Yang diambilnya Dekat...

Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP) dari Departemen Kesehatan Hong Kong hari ini (29 mei 2020) sedang menyelidiki kasus seorang wanita yang diduga keracunan setelah memakan Jamur liar, dan mendesak masyarakat untuk tidak mengumpulkan dan memakan jamur liar dari taman atau pedesaan.
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -