19.2 C
Hong Kong
Monday, January 20, 2020

2 Meninggal Dunia dan 16 Lainnya Luka-Luka Setelah Seorang Pria Bersenjata Menyerang Anak-Anak Yang Menunggu Bus di Kawasaki

Baca juga

Pakaian kedua korban di foto tersebut persis merupakan pakaian yang digunakan saat kedua korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamarnya.
Juru bicara Otoritas Rumah Sakit (HA) mengingatkan bahwa pengaturan kunjungan terbatas sekarang diberlakukan di semua rumah sakit umum.
Setelah dilakukan penyelidikan menyeluruh oleh polisi baru-baru ini, empat pria telah ditangkap karena membuat uang kertas palsu dan sejumlah...
3 Meninggal Dunia dan 15 Lainnya Luka-Luka Setelah Seorang Pria Bersenjata  Menyerang Anak-Anak Yang Menunggu Bus di Kawasaki
Petugas damkar, Polisi dan Paramedis jepang saat memberikan pertolongan pada para korban. photo:NHK TV

Seorang pria berusia sekitar 40 hingga 50-an tahun diduga membawa pisau dikedua tangannya dan berteriak “Aku akan membunuhmu” sebelum menyerang sekelompok anak-anak yang menunggu di halte bus di kota Kawasaki, selatan ibukota Jepang, pada hari ini, Selasa (28 mei).

Pelaku tidak sadarkan diri ketika dia ditahan dan meninggal di tempat kejadian setelah dilaporkan menikam lehernya sendiri, sperti dilaporkan NHK TV dijepang.

Anak-anak sekolah, yang berusia enam hingga tujuh tahun, adalah siswa di sebuah sekolah Katolik swasta dan sedang menunggu bersama orang tua mereka di sebuah halte bus sekitar pukul 7.45 pagi.

Tiga dari mereka yang terluka dikatakan dalam kondisi kritis, sementara 13 anak-anak lainnya mengalami cedera biasa yang tidak mengancam nyawanya.

Polisi menemukan dua pisau di tempat kejadian. Identifikasi dan motif tersangka untuk serangan itu masih belum diketahui.
[ads-post]
Seorang saksi mengatakan kepada NHK: “Saya mendengar teriakan, lalu saya melihat seorang pria berdiri dengan pisau di masing-masing tangannya. Kemudian dia jatuh ke tanah.

Mengutip dari keterangan polisi, NHK melaporkan bahwa seorang sopir bus mengatakan kepada petugas bahwa seorang pria memegang pisau di setiap tangannya kemudian  berjalan ke arah bus dan mulai menyerang anak-anak tersebut.

Tayangan televisi menunjukkan pekerja darurat memberikan pertolongan pertama kepada para korban di dalam tenda oranye yang didirikan di dekat tempat kejadian, dan polisi serta pejabat lainnya membawa yang terluka ke ambulans.

Baca Juga : BMI Asal Ciamis Meninggal Dunia Setelah Apartemen Yang ditinggalinya Kebakaran

Beberapa media Jepang melaporkan setidaknya tiga korban dinyatakan meninggal dunia, sementara beberapa mengatakan dua orang telah meninggal dunia.
Sampai berita ini diturunkan ,belum jelas berapa banyak korban yang terbunuh akibat insiden berdarah tersebut.

Presiden AS Donald Trump, yang melakukan kunjungan resmi ke Jepang bersama ibu negara Melania, menyampaikan belasungkawa kepada para korban.

Baca Juga : Pria Warga Hong Kong Meninggal Dunia Saat Menyelam di Okinawa ,Jepang

Atas nama ibu negara dan saya sendiri, saya ingin meluangkan waktu sejenak untuk mengirimkan doa dan simpati kami kepada para korban serangan penikaman pagi ini di Tokyo.“katanya.

“Semua orang Amerika mendukung rakyat Jepang dan berduka untuk para korban dan keluarga mereka.“imbuhnya.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -
Hong Kong
few clouds
19.2 ° C
20.6 °
18 °
63 %
3.1kmh
20 %
Mon
20 °
Tue
20 °
Wed
22 °
Thu
24 °
Fri
24 °
- Advertisement -

Latest News

Pasangan Suami Istri Ditemukan Tewas Bersimbah Darah didalam Kamarnya

Pakaian kedua korban di foto tersebut persis merupakan pakaian yang digunakan saat kedua korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamarnya.

Lagi, 9 Pasien dimasukan ke Rumah sakit Umum di...

Juru bicara Otoritas Rumah Sakit (HA) mengingatkan bahwa pengaturan kunjungan terbatas sekarang diberlakukan di semua rumah sakit umum.

Polisi Hong Kong Berhasil Sita Ribuan Uang Palsu dari...

Setelah dilakukan penyelidikan menyeluruh oleh polisi baru-baru ini, empat pria telah ditangkap karena membuat uang kertas palsu dan sejumlah besar uang kertas HK $...

Puluhan Paus Pembunuh Palsu terlihat Berkeliaran diperairan Hong...

Terakhir kali sekelompok besar lumba-lumba terlihat adalah pada bulan Februari 2014 di mana sekitar 100 dari mereka muncul di dekat bagian utara Lantau.

Terpengaruh Aksi Unjuk Rasa, Chow Tai Fook dan SASA...

Chow Tai Fook Jewellery Group dan Sa Sa International berencana untuk menutup sekitar seperlima dari toko mereka di Hong Kong yang rencananya akan diprotes...
- Advertisement -

Recommended

- Advertisement -